
Pantau - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 yang akan bertugas dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka juga dipersiapkan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila hingga ke berbagai daerah.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka 2026 telah dikukuhkan di Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Menurut Yudian, tugas anggota Paskibraka tidak terbatas pada pelaksanaan upacara, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi penerus yang memperjuangkan nilai-nilai Pancasila dari tingkat pusat hingga daerah.
"Di situlah mereka dipersiapkan untuk menjadi pejuang-pejuang selanjutnya, untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dari pusat sampai ke daerah dalam berbagai macam dimensinya," ungkap Yudian.
Paskibraka Dibekali Ketahanan Fisik hingga Spiritual
Untuk menjalankan peran tersebut, anggota Paskibraka mendapat pembekalan berbagai kemampuan dan ketahanan yang tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik.
Pembekalan meliputi ketahanan fisik, ideologis, dan spiritual serta kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak melalui semangat gotong royong.
Yudian berharap pembinaan tersebut dapat menjadikan anggota Paskibraka sebagai generasi penerus yang memiliki peran penting bagi masa depan Indonesia.
"Jadi diharapkan pada saatnya nanti mereka inilah yang akan menjadi bibit-bibit Indonesia di masa yang akan datang," kata Yudian.
Para anggota Paskibraka dijadwalkan bertugas dalam Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Senin, 17 Agustus 2026.
Dari 76 anggota tersebut, masing-masing akan dipilih untuk menempati sejumlah posisi penting dalam pelaksanaan upacara, termasuk sebagai pembawa baki bendera Merah Putih.
Fokus dan Kepemimpinan Jadi Pertimbangan Penentuan Posisi
Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menjelaskan penentuan posisi anggota Paskibraka tidak hanya didasarkan pada kemampuan baris-berbaris.
Proses penilaian turut mempertimbangkan kemampuan menjaga fokus, kestabilan emosi, dan jiwa kepemimpinan setiap anggota.
Kemampuan tersebut terutama dibutuhkan oleh anggota yang akan menjadi pemimpin kelompok dan bertanggung jawab memastikan seluruh anggota tim dapat menjalankan tugas dengan baik.
Jiwa kepemimpinan anggota Paskibraka telah dilatih selama proses pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Kemampuan tersebut kemudian diuji secara bergiliran agar tim dapat menilai setiap anggota sebelum menentukan posisi yang paling sesuai.
"Jadi ada jiwa kepemimpinan yang juga kita latih selama proses pemusatan pendidikan pelatihan. Itulah yang diuji bergiliran dan dari situlah mereka dilihat satu per satu, kemudian kita tentukan siapa yang di posisi masing-masing itu," jelas Rima.
Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengukuhkan 76 anggota Paskibraka yang akan bertugas dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.
Pengukuhan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan Gibran bertindak sebagai pembina upacara.
Presiden Prabowo Subianto tidak menghadiri acara pengukuhan Paskibraka tersebut.
Posisi pemimpin upacara dalam pengukuhan dipercayakan kepada Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka 2026 asal Kalimantan Timur.
- Penulis :
- Leon Weldrick



