
Pantau - Sejumlah warga Jakarta Selatan memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, sebagai momentum untuk bebas berkreativitas, berinovasi, dan berperan menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.
Pelukis barang bekas yang dikenal sebagai Bang Ipul menilai kemerdekaan tidak hanya berarti terbebas dari penjajahan, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat untuk menghasilkan karya.
“Makna dari kemerdekaan bagi saya adalah keadaan saat suatu bangsa atau individu bebas dari segala bentuk penjajahan, salah satunya dalam berkreativitas,” kata Bang Ipul saat ditemui di Jakarta, Senin.
Menurut dia, masyarakat dapat memanfaatkan kebebasan tersebut untuk mengembangkan kreativitas dan berbagai inovasi di lingkungan masing-masing.
Kreativitas Warga Jadi Cara Mengisi Kemerdekaan
Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Imam Basori mengatakan kebebasan berkreativitas menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.
Masyarakat, menurut dia, tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat menciptakan solusi atas persoalan di lingkungan sekitar.
"Kreativitas masyarakat dapat diwujudkan dalam bidang lingkungan, keamanan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan berbagai kelompok usia," kata Imam.
Warga juga dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan memiliki nilai bagi lingkungan.
Program Bang Jali Dorong Warga Jaga Lingkungan
Imam mengatakan semangat kreativitas tersebut diterapkan melalui gagasan Bang Jali atau Bareng Jaga Lingkungan yang dikembangkan warga RT 11.
"Semangat kreativitas tersebut sejalan dengan gagasan Bang Jali (Bareng Jaga Lingkungan) yang dikembangkan warga RT 11. Program tersebut membawa dua pilar utama, yakni keamanan serta lingkungan dan keberlanjutan," katanya.
Melalui semangat tersebut, warga didorong mengambil peran dalam menghadapi persoalan lingkungan dengan menciptakan inovasi berdasarkan kebutuhan yang mereka hadapi.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya muncul dalam perayaan setiap 17 Agustus, tetapi terus diwujudkan melalui karya dan inisiatif masyarakat dari lingkungan tempat tinggal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



