
Pantau - Universitas Indonesia (UI) meresmikan Sistem Akademik Terpadu Universitas Indonesia atau SATU UI sebagai sistem inti akademik baru bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rotunda UI, Kampus Depok, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).
SATU UI dikembangkan untuk mengintegrasikan proses, data, dan layanan akademik bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan dalam satu ekosistem digital.
Rektor UI Heri Hermansyah mengatakan transformasi tersebut bukan sekadar pergantian teknologi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan akademik.
"Terima kasih kepada SIAK-NG yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik Ul. Hari ini, estafet itu kita lanjutkan. Transformasi SATU UI bukan semata-mata pergantian sistem, tetapi upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik bagi seluruh civitas academica," ujarnya.
SATU UI Layani Puluhan Ribu Mahasiswa
Kinerja sistem baru tersebut telah diuji saat pengisian Isian Rencana Studi (IRS) pada 12 Agustus 2026 dengan sekitar 40 ribu mahasiswa mengakses layanan secara bersamaan untuk memilih kelas.
UI menyatakan layanan dapat berjalan dengan baik saat menghadapi akses puluhan ribu mahasiswa tersebut.
SATU UI merupakan nama resmi sistem akademik baru UI yang dikembangkan dari Student Life Cycle Management (SLCM).
Sistem itu mencakup layanan registrasi, pengisian IRS, persetujuan dosen pembimbing akademik, pemantauan nilai dan kehadiran, hingga penerbitan transkrip nilai.
SLCM juga terhubung dengan layanan pendukung yang mencakup informasi biaya pendidikan, beasiswa, dan sertifikat digital.
SIAK-NG Ditutup, Layanan Akademik Beralih ke SATU UI
UI mulai memigrasikan layanan akademik dari SIAK-NG ke SLCM pada 2026 dan resmi menutup SIAK-NG pada 6 Agustus 2026.
SATU UI kemudian menjadi identitas institusional baru yang mencerminkan integrasi seluruh proses dan layanan akademik UI.
Sistem tersebut dirancang mendukung perjalanan mahasiswa mulai dari penerimaan, registrasi, perkuliahan, beasiswa, kelulusan, wisuda, sertifikasi, hingga pengelolaan data alumni.
Integrasi itu memungkinkan berbagai layanan yang sebelumnya tersebar di sejumlah sistem dikelola melalui satu ekosistem dengan data lebih terpusat dan konsisten.
SATU UI juga didukung integrasi dan Application Programming Interface (API) resmi untuk menghubungkan sistem dengan berbagai layanan digital fakultas maupun unit sesuai kebutuhan.
Mahasiswa dapat mengakses SATU UI melalui portal SLCM menggunakan akun SSO UI, sedangkan selama masa transisi mahasiswa diminta tetap memeriksa data akademik serta mengikuti informasi resmi dari fakultas atau sekolah masing-masing.
- Penulis :
- Aditya Yohan



