HOME  ⁄  Nasional

Timwas Bencana DPR Bergerak ke NTT, Awasi Penanganan Gempa yang Tewaskan 53 Orang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Timwas Bencana DPR Bergerak ke NTT, Awasi Penanganan Gempa yang Tewaskan 53 Orang
Foto: (Sumber :Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (kiri) usai meninjau sekaligus mengawasi penanganan pascagempa bumi di NTT, Minggu (16/8/2026). Foto: Ist/jk.)

Pantau - Tim Pengawas Bencana DPR RI bergerak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengawasi penanganan tanggap darurat dan pemulihan pascagempa magnitudo 7,7 yang menewaskan sedikitnya 53 orang di wilayah Flores.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan pimpinan dan Timwas Bencana DPR telah berkoordinasi secara intensif dengan anggota DPR dari daerah pemilihan NTT yang lebih dahulu bergerak di lapangan.

"Terkait gempa di NTT, kami dari DPR RI hari ini akan berangkat ke lokasi. Kami dengan beberapa anggota DPR RI yang ada di dapil sana, kemudian tim pengawasan bencana, sudah berjalan komunikasinya," kata Cucun dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

DPR Awasi Penanganan Tanggap Darurat

Cucun mengatakan kehadiran DPR di lokasi bencana bertujuan menjalankan fungsi pengawasan terhadap instansi teknis sekaligus memastikan percepatan pemulihan masyarakat tidak mengalami hambatan.

Menurut dia, pemerintah pusat telah mengerahkan kementerian dan lembaga terkait untuk menangani kondisi tanggap darurat akibat gempa tersebut.

"Pemerintah juga sudah turun, kita akan mengawasi sejauh mana penanganan tanggap darurat yang dilakukan oleh pemerintah. Kita juga sudah lihat semua kementerian dan lembaga dikerahkan untuk menangani tanggap darurat bencana ini," tutur Cucun.

Cucun menyebut berbagai bantuan juga telah bergerak ke NTT dan penanganan pascagempa diperkirakan semakin optimal setelah perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

"Tim Pengawasan, sudah meluncur ke lokasi. Kita akan pastikam penanganan bencana di NTT berjalan dengan semestinya," ujar dia.

BNPB Catat 53 Korban Meninggal

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53 orang meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 25 korban meninggal tercatat di Kabupaten Manggarai dan 20 orang di Kabupaten Manggarai Timur.

Empat korban meninggal tercatat di Kabupaten Sikka, dua orang di Kabupaten Ende, satu orang di Kabupaten Manggarai Barat, serta satu orang di Kabupaten Nagekeo.

"Jumlah yang meninggal 53 orang. Ini berkembang terus," ujar Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam rapat koordinasi dengan DPR secara virtual di NTT, Minggu (16/8/2026).

Penulis :
Aditya Yohan