HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Membentuk Tim Koordinasi untuk Petakan Aset Negara bagi Pembangunan Perumahan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Membentuk Tim Koordinasi untuk Petakan Aset Negara bagi Pembangunan Perumahan
Foto: (Sumber :Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. ANTARA/HO - Kementerian PKP/pri..)

Pantau - Pemerintah membentuk tim koordinasi di bawah Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) untuk mengidentifikasi dan mengoordinasikan pemanfaatan aset negara yang berpotensi digunakan bagi pembangunan perumahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pemanfaatan aset negara harus dilakukan dengan tujuan yang baik dan tata kelola yang benar.

Pemerintah juga menyiapkan dukungan data Badan Pusat Statistik (BPS) agar pembangunan perumahan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Yang kita bahas adalah bagaimana pemanfaatan lahan negara dengan tujuan yang baik dan dengan cara yang benar. Data-data juga sudah disiapkan oleh BPS supaya tepat sasaran. Dari pembahasan ini akan dibentuk satu tim koordinasi di bawah Pak Dony Oskaria untuk aset-aset negara yang akan dimanfaatkan dalam bidang perumahan,” ujar Maruarar di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Aset BUMN Dipetakan untuk Perumahan

Pembentukan tim dibahas dalam rapat yang diikuti Maruarar bersama Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, dan Kepala BPKP M. Yusuf Ateh.

Rapat membahas pemanfaatan aset negara untuk mempercepat penyediaan perumahan, termasuk kesiapan lahan, ketepatan penerima manfaat, serta tata kelola aset sesuai ketentuan.

Aset milik BUMN, khususnya PT KAI, menjadi salah satu sumber lahan yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan hunian di kawasan perkotaan.

Pemerintah berharap pembentukan tim koordinasi dapat memastikan aset negara yang potensial dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan tepat sasaran.

Manggarai hingga Kampung Bandan Masuk Rencana

Maruarar mengatakan salah satu aset yang segera dimanfaatkan berada di kawasan Manggarai, Jakarta, dengan peletakan batu pertama pembangunan hunian dijadwalkan pada Jumat.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada dekat dengan tempat ibadah, sekolah, dan berbagai fasilitas umum.

Pemerintah juga membahas rencana pembangunan rumah susun subsidi oleh PT Astra International di atas lahan milik PT KAI di Bandung.

Selain itu, terdapat rencana investasi dari Qatar untuk pembangunan hunian di kawasan Kampung Bandan, Jakarta.

Penguatan koordinasi dan pengawasan diharapkan memastikan seluruh pemanfaatan aset negara untuk perumahan berjalan sesuai tata kelola yang berlaku.

Penulis :
Ahmad Yusuf