HOME  ⁄  Nasional

SF Hariyanto Buka Festival Pacu Jalur 2026, 204 Perahu Tradisional Berlaga di Tepian Narosa

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

SF Hariyanto Buka Festival Pacu Jalur 2026, 204 Perahu Tradisional Berlaga di Tepian Narosa
Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memukul jmgong tanda dibukanya Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing (sumber: ANTARA/Asri)

Pantau - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto secara resmi membuka Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 yang digelar di Tepian Narosa, Kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (19/8/2026).

Festival yang mengangkat salah satu warisan budaya tak benda tersebut berlangsung selama lima hari pada 19-23 Agustus 2026 dengan diikuti sebanyak 204 jalur atau perahu tradisional.

SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Festival Pacu Jalur karena dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat seiring tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan.

Festival Pacu Jalur Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Tingginya jumlah pengunjung membuat aktivitas ekonomi kerakyatan meningkat, termasuk mendorong keterisian hotel selama penyelenggaraan Festival Pacu Jalur.

Selain hotel, sejumlah rumah warga turut dimanfaatkan dan diubah menjadi homestay untuk memenuhi kebutuhan tempat menginap para pengunjung.

Kondisi tersebut membuat tingginya antusiasme terhadap Festival Pacu Jalur memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekitar.

"Festival seni budaya berdampak kepada ekonomi masyarakat dan dukungan wisatawan dunia," ungkap SF Hariyanto.

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan berkomitmen penuh untuk terus mendorong kemajuan Festival Pacu Jalur sekaligus memperluas manfaat yang dihasilkan dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Upaya itu akan dilakukan melalui peningkatan standar penyelenggaraan festival dengan tetap mengedepankan tanggung jawab menjaga dan melestarikan warisan budaya Pacu Jalur.

Pacu Jalur Jadi Identitas Kuantan Singingi

Sementara itu, Plt Bupati Kuantan Singingi Mukhlisin menegaskan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 bukan sekadar perlombaan dayung, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Kuantan Singingi.

Festival tersebut menjadi sarana menjaga marwah budaya sekaligus mempersatukan masyarakat Kuantan Singingi.

Mukhlisin meminta seluruh atlet dan jalur yang mengikuti perlombaan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan dan persatuan selama bertanding.

"Saya berpesan agar para atlet dan jalur yang bertanding tetap mengedepankan semangat kekeluargaan, persatuan, serta tidak sombong bagi yang menang dan tidak patah semangat bagi yang kalah," kata Mukhlisin.

Sebanyak 204 Jalur Ikuti Perlombaan

Pada Festival Pacu Jalur 2026, sebanyak 204 jalur atau perahu tradisional dipastikan mengikuti perlombaan di Tepian Narosa.

Jumlah tersebut resmi tercatat setelah panitia menyelenggarakan pencabutan undian dan technical meeting di Gedung Narosa.

Festival Pacu Jalur 2026 juga menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar yang datang langsung menyaksikan perlombaan di Tepian Narosa.

Pengunjung tidak hanya berasal dari masyarakat lokal Kuantan Singingi, tetapi juga tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Sejumlah pengunjung dari provinsi tetangga turut datang untuk menyaksikan perhelatan budaya tersebut.

Penulis :
Leon Weldrick