HOME  ⁄  Nasional

Korps Marinir Mengerahkan 217 Prajurit untuk Percepat Pemulihan Pascagempa di NTT

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Korps Marinir Mengerahkan 217 Prajurit untuk Percepat Pemulihan Pascagempa di NTT
Foto: (Sumber :Personel Marinir TNI AL berangkat dari Surabaya menuju NTT menggunakan KRI dr Soeharso, Rabu (19/8/2026). ANTARA/HO-Pen Marinir)

Pantau - Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengerahkan 217 prajurit untuk membantu penanganan korban sekaligus mempercepat pemulihan wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 217 prajurit tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya.

Kepala Dinas Penerangan Marinir Kolonel Marinir Rana Karyana mengatakan para prajurit telah diberangkatkan dari Dermaga Koarmada II Surabaya menggunakan KRI dr. Soeharso pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Pasukan tersebut diperkirakan tiba di NTT pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Personel yang diterjunkan terdiri atas prajurit bidang kesehatan, dukungan lapangan, hingga zeni konstruksi untuk menangani berbagai kebutuhan masyarakat dan infrastruktur terdampak gempa.

"Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak. Sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat," kata Rana.

Selain mengirim personel, Korps Marinir juga membawa sejumlah alat berat, kendaraan, serta perlengkapan pendukung untuk menunjang operasi di lapangan.

"Kita mengirim satu unit dozer dan satu excavator serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan durlap (dapur lapangan) dan keslap (kesehatan lapangan), tool kit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya," ungkapnya.

Rana memastikan personel Marinir akan tetap berada di wilayah terdampak gempa hingga situasi kembali kondusif dan proses pemulihan selesai.

Pengerahan pasukan dan perlengkapan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kontribusi Korps Marinir dalam pelayanan medis serta pemulihan sarana dan prasarana masyarakat terdampak gempa di NTT.

Penulis :
Ahmad Yusuf