HOME  ⁄  Nasional

Pemuda Katolik Gelar Turnamen Bulu Tangkis, 39 Organisasi Perkuat Silaturahmi Kebangsaan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemuda Katolik Gelar Turnamen Bulu Tangkis, 39 Organisasi Perkuat Silaturahmi Kebangsaan
Foto: (Sumber :Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar Turnamen Bulu Tangkis Lintas Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan di Lapangan Bulu Tangkis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, 21–23 Agustus 2026. ANTARA/HO-PP Pemuda Katolik.)

Pantau - Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar Turnamen Bulu Tangkis Lintas Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan yang melibatkan 39 organisasi di Lapangan Bulu Tangkis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, pada 21–23 Agustus 2026.

Kegiatan bertema "Bersatu dalam Sportivitas, Bergerak untuk Indonesia" tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi ruang perjumpaan dan silaturahmi kebangsaan bagi generasi muda.

Ketua Panitia Anakletus Fasak mengapresiasi antusiasme peserta yang dinilai mencerminkan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan memperkuat persaudaraan.

"Kami bangga dan berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh kawan-kawan pemuda. Animo yang besar ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam mengisi kemerdekaan Indonesia melalui olahraga. Kami berharap seluruh peserta menjaga sportivitas dan persaudaraan," ujar Anakletus di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Lapangan Bulu Tangkis Jadi Ruang Merawat Persatuan

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Gusma mengatakan turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi upaya pemuda untuk merawat persatuan dan nilai kebangsaan.

"Persatuan Indonesia tidak cukup hanya diwacanakan dalam forum formal, tetapi harus dihidupi melalui ruang perjumpaan yang inklusif dan kreatif. Lapangan bulu tangkis hari ini menjadi saksi bahwa perbedaan dapat disatukan oleh sportivitas," kata Stefanus.

Ia mengatakan keterlibatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemuda Katolik dalam menerjemahkan ajaran sosial Gereja melalui keterlibatan nyata bagi bangsa, termasuk lewat semangat pro bono publico.

Pemuda Katolik berharap turnamen selama tiga hari itu tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga memperkuat jejaring, konsolidasi, dan kolaborasi kepemudaan nasional.

Sebanyak 60 Pasangan Bertanding

Sebanyak 39 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dari berbagai latar belakang mengikuti turnamen tersebut, mulai dari organisasi kepemudaan tingkat nasional, organisasi kedaerahan, hingga komunitas Orang Muda Katolik (OMK).

Kompetisi mempertandingkan 60 pasangan yang terdiri atas 36 pasangan ganda putra dan 24 pasangan ganda putri.

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia melalui olahraga sekaligus mempertemukan generasi muda lintas organisasi dalam semangat sportivitas dan persaudaraan.

Penulis :
Ahmad Yusuf