
Pantau - Presiden Prabowo Subianto tiba di Kalimantan Barat pada Sabtu untuk meninjau secara langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta langsung memimpin rapat bersama jajaran terkait di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
Berdasarkan pantauan melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Setibanya di area pangkalan udara, Prabowo terlihat mengenakan safari berwarna cokelat berlengan panjang dan topi berwarna biru.
Kedatangan Presiden disambut Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Lanud Supadio
Dari area taxi pesawat, Presiden Prabowo kemudian menaiki kendaraan taktis Maung MV3 berwarna hijau army menuju gedung Lanud Supadio.
Setibanya di gedung Lanud Supadio, Presiden tidak langsung melakukan peninjauan lapangan, tetapi terlebih dahulu memimpin rapat mengenai penanggulangan karhutla di Kalimantan Barat.
Rapat penanganan karhutla tersebut dibuka oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelum kepemimpinan rapat diambil alih oleh Presiden Prabowo.
Dalam rapat yang diikuti jajaran terkait tersebut, Presiden meminta penjelasan mengenai kondisi terkini kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Barat.
Presiden juga secara khusus meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan presentasi mengenai situasi terkini dan langkah-langkah penanganan karhutla yang telah dilakukan.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi karhutla dan upaya penanganan yang sedang berlangsung di Kalimantan Barat.
Presiden Dijadwalkan Tinjau Penanganan Karhutla
Setelah menyelesaikan rapat, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda dengan meninjau secara langsung kondisi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
Peninjauan tersebut dilakukan setelah Presiden memperoleh laporan dari jajaran terkait mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan serta langkah penanggulangan yang telah dilaksanakan.
- Penulis :
- Arian Mesa



