HOME  ⁄  Nasional

Manggala Agni Berjibaku Memadamkan Karhutla Ratusan Hektare di Riau

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Manggala Agni Berjibaku Memadamkan Karhutla Ratusan Hektare di Riau
Foto: Tim Manggala Agni Daops Rengat ketika melakukan pemadaman di Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inderagiri Hulu.

Pantau - Manggala Agni Daerah Operasi Rengat masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda ratusan hektare kawasan di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kebakaran terjadi di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, serta Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

Kepala Manggala Agni Daops Rengat Muhammad Sodik mengatakan luas lahan terbakar di Sungai Guntung Hilir mencapai sekitar 471 hektare berdasarkan penafsiran citra satelit Sentinel-2.

“Luas yang berhasil dipadamkan lebih kurang 48,2 hektare Status saat ini kepala api sudah terkondisi, fokus kegiatan pendinginan,” katanya dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran Melanda Lahan Gambut

Lahan yang terbakar di Sungai Guntung Hilir berupa tanah gambut dengan vegetasi semak belukar, sawit masyarakat, dan tanaman hutan.

Kawasan tersebut berstatus Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).

Petugas menghadapi kendala karena jarak titik api menuju sumber air mencapai sekitar 150 hingga 200 meter.

Akses menuju lokasi penanganan juga mengharuskan petugas berjalan kaki sejauh sekitar satu kilometer.

Api di Kerumutan Belum Padam

Pemadaman karhutla di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, juga belum tuntas karena masih ditemukan banyak kepala api aktif pada lahan gambut dalam.

“Vegetasi yang terbakar semak belukar l, akasia luar, dan sawit masyarakat. Sedangkan fungsi kawasan merupakan hutan produksi,” ujar Muhammad Sodik.

Upaya pemadaman terkendala bahan bakar yang sangat padat dan menumpuk, asap pekat, angin kencang, serta akses menuju kepala api yang belum terbuka.

“Medannya berat dalam menjangkau titik kepala api guna membuka akses jalan masuk ke titik serangan,” katanya.

Petugas masih melanjutkan penanganan dengan fokus melakukan pendinginan di lokasi yang telah terkondisi sekaligus menjangkau titik-titik api yang masih aktif.

Penulis :
Gerry Eka