HOME  ⁄  Nasional

Polisi Memeriksa Massa Secara Acak dan Menutup Sejumlah Akses Menuju Gedung DPR

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polisi Memeriksa Massa Secara Acak dan Menutup Sejumlah Akses Menuju Gedung DPR
Foto: (Sumber :Sejumlah petugas keamanan melakukan pemeriksaan secara acak terhadap peserta unjuk rasa yang hendak menuju ke kawasan parlemen MPR/DPR di Jakarta, Kamis (27/8/2026). (ANTARA/Adimas Raditya).)

Pantau - Kepolisian melakukan pemeriksaan secara acak terhadap peserta aksi yang menuju kawasan Gedung MPR/DPR di Jakarta, Kamis (27/8/2026), untuk mencegah masuknya barang berbahaya dan menjaga keamanan selama penyampaian aspirasi.

Massa terus berdatangan menuju depan Gedung DPR hingga pukul 10.00 WIB.

Petugas keamanan melakukan penjagaan sekaligus memeriksa secara acak sejumlah peserta aksi yang melintas menuju kawasan parlemen.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan peserta tidak membawa benda yang berpotensi membahayakan serta menjaga aksi berlangsung aman dan tertib.

Selain memeriksa massa, polisi menutup sejumlah akses jalan menuju kawasan parlemen selama aksi berlangsung.

Arus kendaraan yang hendak menuju kawasan tersebut dialihkan melalui Jalan Gerbang Pemuda.

Akses keluar Tol Senayan menuju kawasan parlemen juga ditutup.

Penyesuaian turut dilakukan terhadap layanan TransJakarta akibat pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Bus TransJakarta tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang di Halte Gerbang Pemuda dan Halte Petamburan.

Layanan dari arah tertentu hanya beroperasi sampai Halte Semanggi dan perjalanan dilanjutkan kembali dari Halte Kemanggisan.

Di tengah pengamanan tersebut, massa terus berdatangan dan berkumpul di depan gerbang Gedung DPR untuk menyampaikan aspirasi.

Perwakilan koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) juga diundang oleh perwakilan DPR untuk memasuki kompleks parlemen dan mengikuti audiensi.

Audiensi menjadi bagian dari penyampaian aspirasi massa kepada perwakilan DPR terkait tuntutan yang dibawa dalam aksi.

Hingga laporan terakhir, massa masih menyampaikan aspirasi di depan gerbang Gedung DPR, sedangkan petugas keamanan tetap berjaga di sekitar kawasan parlemen.

Penulis :
Aditya Yohan