HOME  ⁄  Nasional

Pabrik Olahan Jagung di Wonogiri Kantongi Fasilitas Bea Cukai, Investasi Diproyeksikan Tembus Rp1,2 Triliun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pabrik Olahan Jagung di Wonogiri Kantongi Fasilitas Bea Cukai, Investasi Diproyeksikan Tembus Rp1,2 Triliun
Foto: (Sumber :Semarang, 27-08-2026 - PT Arena Agro Andalan, perusahaan pengolahan produk berbasis jagung di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (26/07).)

Pantau - PT Arena Agro Andalan, perusahaan pengolahan produk berbasis jagung di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan dari Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, sejalan dengan rencana pengembangan perusahaan dengan proyeksi investasi mencapai Rp1,2 triliun pada 2030.

Fasilitas KITE Pembebasan tersebut diberikan pada 26 Juli 2026 untuk mendukung kegiatan produksi perusahaan yang berorientasi ekspor.

PT Arena Agro Andalan mengolah berbagai produk berbasis jagung, seperti pati jagung, glucose, corn grits, serta berbagai produk turunannya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Filipina menjadi salah satu negara tujuan utama ekspor produk perusahaan tersebut.

Fasilitas KITE Dorong Efisiensi Produksi

Melalui fasilitas KITE Pembebasan, PT Arena Agro Andalan dapat memperoleh pembebasan bea masuk serta tidak dipungut PPN atau PPN dan PPnBM atas impor bahan baku, bahan penolong, dan bahan pengemas yang digunakan dalam proses produksi untuk tujuan ekspor sesuai ketentuan kepabeanan.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Agus Yulianto, mengatakan fasilitas tersebut diharapkan memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengembangkan kapasitas produksi.

“Fasilitas KITE Pembebasan merupakan salah satu bentuk dukungan Bea Cukai terhadap industri dalam negeri yang berorientasi ekspor. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing produk di pasar internasional,” ujar Agus.

Penerimaan fasilitas tersebut juga sejalan dengan rencana pengembangan PT Arena Agro Andalan yang pada 2026 mencatat nilai investasi sekitar Rp1 triliun.

Nilai investasi perusahaan diproyeksikan meningkat menjadi Rp1,2 triliun pada 2030 seiring pengembangan kapasitas usaha dan industri pengolahan berbasis jagung di Wonogiri.

Tenaga Kerja Diproyeksikan Bertambah Jadi 1.150 Orang

Pengembangan perusahaan juga diperkirakan berdampak terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Wonogiri.

Saat ini, PT Arena Agro Andalan mempekerjakan sekitar 950 orang dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 1.150 tenaga kerja pada 2030.

Sekitar 96% dari tenaga kerja perusahaan merupakan masyarakat lokal Wonogiri.

Kondisi tersebut menunjukkan perkembangan industri pengolahan jagung turut memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar selain mendukung kegiatan produksi dan ekspor.

“Ketika perusahaan berkembang, dampaknya diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat melalui bertambahnya kesempatan kerja dan aktivitas ekonomi. Karena itu, Bea Cukai akan terus mendukung pelaku usaha yang memenuhi ketentuan melalui fasilitas kepabeanan yang tersedia,” kata Agus.

Dengan fasilitas KITE Pembebasan, PT Arena Agro Andalan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengembangkan kapasitas produksi, dan memperluas pasar ekspornya.

Pengembangan perusahaan juga berpotensi mendorong pertumbuhan industri pengolahan berbasis jagung sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian Kabupaten Wonogiri dan Jawa Tengah.

Penulis :
Ahmad Yusuf