HOME  ⁄  Nasional

Polda Papua Barat Daya Ajukan Tambahan Kapal dan Personel untuk Berantas Bom Ikan di Raja Ampat

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Polda Papua Barat Daya Ajukan Tambahan Kapal dan Personel untuk Berantas Bom Ikan di Raja Ampat
Foto: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru (sumber: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Pantau - Kepolisian Daerah Papua Barat Daya mengajukan penambahan kapal polisi perairan dan personel kepada pemerintah pusat untuk memperkuat pengawasan serta penegakan hukum di wilayah perairan Raja Ampat, termasuk memberantas praktik penangkapan ikan menggunakan bom yang merusak ekosistem laut.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Audie S. Latuheru mengatakan penambahan sarana dan personel dibutuhkan karena Raja Ampat merupakan wilayah kepulauan dengan cakupan perairan yang luas.

Pernyataan tersebut disampaikan Audie saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Raja Ampat pada Sabtu.

"Kita ingin meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat keamanan di wilayah kepulauan dengan cakupan perairan yang luas," kata Audie.

Pengawasan Perairan Difokuskan pada Pelaku Bom Ikan

Penambahan armada dan personel diharapkan dapat mengoptimalkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas di perairan Raja Ampat sekaligus mencegah tindak pidana di bidang perikanan.

Salah satu tindak pidana yang menjadi perhatian kepolisian adalah praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom ikan.

Kepolisian menegaskan penggunaan bom ikan merupakan tindakan melanggar hukum yang juga dapat menyebabkan kerusakan terhadap ekosistem laut Raja Ampat.

"Kita akan maksimalkan sarana dan prasarana untuk penegakan hukum di perairan. Mudah-mudahan nanti kita bisa lakukan lebih maksimal, terutama terhadap para pelaku bom ikan yang merusak ekosistem laut," kata Audie.

Audie mengatakan karakteristik geografis Raja Ampat perlu dipahami dengan baik oleh kepolisian untuk menentukan langkah dan strategi pengamanan yang sesuai.

Pemahaman terhadap karakteristik wilayah tersebut juga diperlukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang tinggal di kawasan kepulauan.

Kepuasan Masyarakat Jadi Indikator Kinerja Polisi

Selain memperkuat pengamanan wilayah perairan, Audie menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian dengan menempatkan kepuasan masyarakat sebagai salah satu indikator penilaian kinerja personel.

Menurut Audie, Polri menerapkan pendekatan Customer Centric Review sehingga kinerja anggota kepolisian tidak hanya dinilai berdasarkan penilaian pimpinan atau komandan.

Kepuasan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian juga menjadi bagian penting dalam penilaian tersebut.

"Penilaian dari masyarakat. Bukan lagi mengejar bagaimana penilaian dari komandan, tetapi penilaian dari masyarakat. Itu yang sekarang kita lakukan," ujar Audie.

Polisi Dorong Sinergi Lindungi Raja Ampat

Kapolda Papua Barat Daya juga mendorong penguatan sinergi kepolisian dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat di Raja Ampat.

Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat upaya menjaga keamanan sekaligus melindungi kekayaan dan ekosistem laut Raja Ampat dari berbagai aktivitas ilegal, termasuk praktik penangkapan ikan menggunakan bom.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026