
Pantau - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membatalkan belasan penerbangan dari dan menuju Bali akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
"Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan atau penyesuaian jadwal penerbangan," kata Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gede Eka Sandi Asmadi.
Manajemen bandara memastikan operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan normal dan optimal di tengah sejumlah pembatalan tersebut.
Lima Penerbangan Jakarta-Bali Dibatalkan
Hingga Minggu pukul 10.00 Wita, lima penerbangan kedatangan dari Jakarta menuju Bali tercatat dibatalkan.
Lima penerbangan itu adalah TransNusa 8B5106 yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 Wita, TransNusa 8B5104 pukul 09.45 Wita, Indonesia AirAsia QZ808 pukul 11.10 Wita, Indonesia AirAsia QZ806 pukul 09.00 Wita, serta Indonesia AirAsia QZ802 pukul 13.05 Wita.
Sementara itu, sebanyak 12 jadwal keberangkatan dari Bali menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma terdampak pembatalan maupun penundaan.
Pelita Air IP105 rute Bali-Jakarta yang dijadwalkan berangkat Sabtu, 5 September 2026, pukul 19.30 Wita menjadi salah satu penerbangan yang dibatalkan.
Pada Minggu, penerbangan Garuda Indonesia GA401, TransNusa 8B5105, TransNusa 8B5101, Indonesia AirAsia QZ809, Indonesia AirAsia QZ807, Citilink QG197, Garuda Indonesia GA407, Citilink QG815, dan Indonesia AirAsia QZ803 juga masuk daftar penerbangan yang dibatalkan.
Garuda Indonesia GA403 rute Bali-Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 07.00 Wita tercatat mengalami penundaan.
Bandara Koordinasi dengan Maskapai dan AirNav
Gede Eka mengatakan PT Angkasa Pura Indonesia terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan AirNav Indonesia untuk menangani dampak aktivitas vulkanik terhadap operasional penerbangan.
"Manajemen berkoordinasi dengan sejumlah instansi, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpang penerbangan terdampak yang telah berada di bandara, serta dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau," ujarnya.
Pengelola Bandara Ngurah Rai juga menyiapkan fasilitas penunjang bagi calon penumpang terdampak yang telah berada di terminal.
"Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai turut menyiapkan layanan service recovery yang ditujukan kepada penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara," kata Gede Eka.
Penumpang Diminta Cek Jadwal Sebelum ke Bandara
Manajemen mengimbau calon penumpang memastikan kembali status penerbangan masing-masing sebelum berangkat menuju Bandara Ngurah Rai.
"Kami turut mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai penerbangan terkait status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat menuju bandara," tutur Gede Eka.
Masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui nomor 172 untuk memperoleh informasi terkait layanan kebandarudaraan.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti




