
Pantau - Tiga penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda Rahmat Adil Indrawan mengatakan pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan.
"Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," kata Rahmat di Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu.
Tiga Penerbangan Rute Aceh-Jakarta Dibatalkan
Penerbangan yang dibatalkan meliputi Batik Air ID6898 rute BTJ-CGK, Garuda Indonesia GA140/141 rute BTJ-CGK, serta Garuda Indonesia GA146/147 rute BTJ-CGK.
Pembatalan penerbangan tersebut merupakan dampak dari penutupan sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Tim operasional Bandara Sultan Iskandar Muda telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak.
"Kami serta secara rutin juga melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau," katanya.
Penumpang Diminta Pantau Jadwal Penerbangan
Rahmat mengimbau masyarakat yang berencana bepergian melalui Bandara Sultan Iskandar Muda untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan.
Calon penumpang juga diminta berkoordinasi langsung dengan maskapai untuk memastikan status penerbangan sebelum menuju bandara.
Manajemen InJourney Airports Bandara Sultan Iskandar Muda menyatakan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandara selama dampak erupsi berlangsung.
- Penulis :
- Gerry Eka




