
Pantau - Pegokart muda Morgan Holiondo Sonmoahi menjadikan musim debutnya di Eshark ROK Cup Indonesia sebagai bekal untuk tampil lebih baik pada 2027 setelah menutup musim 2026 sebagai runner-up nasional kelas Mini ROK.
Pembalap Dewa United Motorsport tersebut baru mulai menekuni gokart pada awal 2026, tetapi mampu menjaga konsistensi hingga mengakhiri kejuaraan nasional di posisi kedua klasemen.
"Ya, itu harapan saya. Semoga tidak ada aral melintang hingga saya bisa mewujudkan keinginan itu," kata Morgan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Hasil pada musim pertamanya menjadi bahan evaluasi bagi Morgan untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing memperebutkan gelar nasional pada musim berikutnya.
Kendala Mesin Warnai Seri Terakhir
Morgan mengawali putaran keenam sekaligus seri terakhir Eshark ROK Cup Indonesia di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, dengan mencatatkan hasil terbaik pada sesi kualifikasi.
Ia kemudian finis kelima pada sesi heat dan kembali menempati posisi kelima saat prefinal.
Kendala mesin pada balapan final membuat Morgan gagal mempertahankan performanya dan hanya mampu menyelesaikan perlombaan di posisi ke-15.
Hasil tersebut tidak mengubah posisinya secara signifikan karena akumulasi poin sejak awal musim cukup untuk mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Mini ROK.
Morgan menjadikan pengalaman sepanjang musim pertamanya sebagai pelajaran untuk meningkatkan konsistensi dan berlatih lebih keras menghadapi persaingan pada 2027.
Morgan Prioritaskan Pendidikan
Morgan sebenarnya memiliki kesempatan tampil pada Kejuaraan Dunia ROK Cup di Italia setelah juara nasional Michael Vino tidak mengambil tiket tersebut.
Namun, keluarga memilih memprioritaskan pendidikan Morgan yang saat ini duduk di kelas P6 dan akan menghadapi ujian untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
"Morgan saat ini kelas P6 dan akan menghadapi ujian nasional untuk ke tingkat selanjutnya. Jadi, pastinya kami akan lebih memprioritaskan sekolah dulu," kata ayah Morgan, Merlion Sonmoahi.
Merlion berharap pengalaman satu musim penuh dapat membantu Morgan berkembang dan kembali mendapatkan kesempatan berlaga di tingkat internasional melalui prestasinya sendiri.
"Semoga saja tahun depan bisa juara nasional sehingga bisa berangkat dengan tiket dari hasil usaha sendiri sebagai juara nasional," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




