
Pantau - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau tipis di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026), sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan situasi setempat masih kondusif.
Kepala Satgas BPBD Kepulauan Seribu Mansyah meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.
"Kami mengimbau warga untuk waspada, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan sebaran abu vulkanik," kata Mansyah.
BPBD Kepulauan Seribu bersama instansi terkait terus memantau arah angin dan persebaran abu berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
"Kami juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk mengantisipasi apabila ada warga yang mengalami keluhan, seperti gangguan pernapasan atau iritasi mata," ujar Mansyah.
Ratusan Masker Dibagikan kepada Warga
Pemerintah Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, membagikan 300 masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Masker dibagikan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya kawasan dermaga dan area publik.
Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang Adehan mengatakan pembagian masker menjadi bagian dari mitigasi kesehatan yang dilaksanakan pemerintah kelurahan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi kesehatan yang dilakukan jajaran kelurahan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)," kata Adehan.
Pembagian masker ditujukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat, terutama warga yang harus beraktivitas di luar rumah.
Warga Diminta Lindungi Penampungan Air
Pemerintah kelurahan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker selama berada di luar rumah untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
Warga turut diminta menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi sumber air dari kemungkinan paparan material abu.
"Kami mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan, termasuk memastikan tempat penampungan air tetap tertutup dan bersih untuk mencegah kemungkinan terkontaminasi abu," tutur Adehan.
BPBD bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik serta kondisi masyarakat di Kepulauan Seribu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




