
Pantau - Keluarga korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 masih menanti kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya setelah kapal yang membawa 243 orang tersebut mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Arif, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berharap tiga anggota keluarganya yang berada dalam kapal tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Ayah saya bernama Muhammad Supardi, anak saya bernama Rijal dan kakak saya bernama Mukhlis. Mereka semua berada dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin," kata Arif sambil menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu.
Arif memperoleh informasi mengenai kecelakaan kapal itu sekitar tengah malam dari keponakannya yang bekerja sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin.
Setelah menerima kabar tersebut, Arif langsung berangkat dari kawasan Basirih, Banjarmasin, untuk mencari kepastian mengenai kondisi ayah, anak, dan kakaknya.
Informasi yang diterima Arif menyebutkan kapal mengalami kecelakaan setelah menghadapi gelombang besar dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Namun, Arif masih menunggu kepastian mengenai keberadaan dan kondisi ketiga anggota keluarganya tersebut.
Keluarga Menunggu Kabar di Pelabuhan Trisakti
Arif berada di Pelabuhan Trisakti sejak pukul 11.00 WITA untuk menunggu perkembangan proses pencarian dan evakuasi.
Ia berharap operasi yang dilakukan tim gabungan segera memberikan kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.
Penantian serupa dialami keluarga penumpang lainnya yang memiliki kerabat dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8.
Maolida mengatakan rombongannya terdiri atas delapan orang yang sebelumnya melakukan ziarah di Surabaya sebelum kembali menuju Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
"Kami warga Tapin, rombongan ziarah delapan orang dari Surabaya mau balik ke Tapin, Kalsel. Kami berharap semuanya selamat," ujar Maolida.
Kapal Membawa 243 Orang dalam Perjalanan ke Banjarmasin
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa sebanyak 243 orang.
Basarnas kemudian memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara serta kapal SAR gabungan untuk mencari dan mengevakuasi korban.
Hingga Minggu pukul 12.00 WITA, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 103 orang dari total 243 orang yang berada di Kapal Virgo Transport 8.
Dari 103 orang yang telah dievakuasi tersebut, sebanyak 97 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia.
Tiga Kapal Terlibat dalam Evakuasi Korban
TB Mauhaw IX mengevakuasi sebanyak 16 orang dari lokasi kejadian dengan rincian 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
TB TCP mengevakuasi 38 orang yang terdiri atas 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Sementara itu, MV Haida mengevakuasi sebanyak 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruhnya dinyatakan selamat.
Rangkaian evakuasi oleh ketiga kapal tersebut membuat jumlah korban yang berhasil dievakuasi hingga pukul 12.00 WITA mencapai 103 orang.
Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan tim SAR gabungan untuk memberikan kepastian mengenai keberadaan penumpang lainnya sekaligus menjawab penantian keluarga yang menunggu kabar di darat.
- Penulis :
- Gerry Eka




