HOME  ⁄  Nasional

Basarnas Prioritaskan Pencarian 130 Orang dalam Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Basarnas Prioritaskan Pencarian 130 Orang dalam Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
Foto: Basarnas mengerahkan helikopter HR-3601 untuk mengevakuasi para korban yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026).

Pantau - Basarnas memprioritaskan operasi pencarian dan pertolongan terhadap 130 orang yang masih dicari dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).

Kapal Virgo Transport 8 membawa total 243 orang dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026).

"Prioritas operasi diarahkan pada pencarian dan pertolongan terhadap 130 orang yang masih dalam pencarian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator I Putu Sudayana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur laut serta udara untuk menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi kecelakaan.

Sebanyak 103 Orang Telah Dievakuasi

Basarnas melaporkan data sementara sebanyak 103 orang telah dievakuasi dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dengan rincian 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

TB TCP mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.

MV Haida turut mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruh korban yang dibawa kapal tersebut dinyatakan selamat.

Berdasarkan keseluruhan proses evakuasi itu, jumlah sementara korban yang telah ditemukan mencapai 103 orang.

Korban Dibawa ke Tuban dan Banjarmasin

Sebanyak 16 orang yang dievakuasi menggunakan TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal tersebut.

Sementara itu, sebanyak 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Proses tersebut dilakukan bersamaan dengan operasi pencarian terhadap orang-orang yang hingga kini masih menjadi prioritas tim SAR gabungan.

Pencarian Dilakukan melalui Laut dan Udara

Basarnas melaporkan operasi pencarian dan pertolongan hingga pukul 14.56 WITA dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur laut dan udara.

Pengembangan area pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan last known position (LKP), lokasi kejadian atau titik tenggelam, serta informasi mengenai posisi penemuan dan penyelamatan korban selamat.

Helikopter HR-3601 menjadi salah satu unsur udara yang dikerahkan Basarnas dalam operasi evakuasi korban kecelakaan tersebut.

Operasi SAR terus difokuskan pada pencarian dan pertolongan terhadap 130 orang yang berdasarkan data dalam operasi tersebut masih dalam pencarian.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026