HOME  ⁄  Nasional

Satu Jasad Korban KM Virgo Tiba di Banjarmasin, 130 Orang Masih dalam Pencarian

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Satu Jasad Korban KM Virgo Tiba di Banjarmasin, 130 Orang Masih dalam Pencarian
Foto: (Sumber :Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari total 243 korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang.)

Pantau - Satu jasad korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA setelah dievakuasi dari Perairan Masalembo, Laut Jawa.

Jasad berjenis kelamin laki-laki tersebut belum teridentifikasi dan masih menjalani proses pendataan oleh petugas.

"Masih diidentifikasi sebagai Mister X, sedang proses pendataan lengkap, untuk jenis kelamin laki-laki," kata Humas Basarnas Banjarmasin Singgih.

Jasad Diserahkan kepada Tim DVI

Jasad korban dibawa menggunakan kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga bersama 15 penumpang KM Virgo Transport 8 yang berhasil diselamatkan.

Setelah kapal tiba di Pelabuhan Trisakti, petugas gabungan mengevakuasi jasad menggunakan tandu dan kantong jenazah.

Tim SAR selanjutnya menyerahkan jasad kepada tim DVI Polda Kalimantan Selatan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Sebanyak 15 penumpang selamat yang tiba bersama MT Mauhau menjalani pemeriksaan dan perawatan di posko kesehatan.

KN SAR Laksamana 241 juga membawa satu korban selamat sehingga total korban yang tiba dalam proses evakuasi Senin pagi mencapai 17 orang, terdiri atas 16 korban selamat dan satu meninggal dunia.

Sebelumnya, sebanyak 69 korban selamat telah dievakuasi menggunakan MV Haida menuju Pelabuhan Trisakti pada Minggu (13/9/2026) malam untuk mendapatkan penanganan medis.

Basarnas Cari 130 Korban Lainnya

KM Virgo Transport 8 dilaporkan membawa 243 orang dan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026).

Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara dari berbagai unsur untuk memaksimalkan pencarian di sekitar lokasi kejadian di Perairan Masalembo.

Armada tersebut terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.

Basarnas mengonfirmasi tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 orang, terdiri atas 107 korban selamat dan enam korban meninggal dunia.

Sebanyak 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026