
Pantau - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengapresiasi Polri yang membantu menjaga keamanan pemungutan suara pemilihan legislatif Duma Negara Rusia di Jakarta dan Denpasar, Minggu (20/9/2026).
“Saya bersyukur kepolisian nasional Indonesia dapat menerjunkan personel keamanan untuk mengamankan pelaksanaan pemilu di tempat kami,” kata Tolchenov.
Personel kepolisian mendirikan posko pengamanan dan berjaga di sejumlah titik sekitar Kedutaan Besar Rusia di Jakarta hingga dekat meja pendaftaran pemilih.
Tolchenov mengatakan pihaknya juga meminta kepolisian melakukan pengamanan di tempat pemungutan suara yang berada di Denpasar.
“Kami meminta pihak kepolisian untuk menjaga keamanan di dua tempat pemungutan suara yang dibuka di Jakarta dan Denpasar,” ucapnya.
Pemungutan Suara Digelar di Jakarta dan Denpasar
Kedutaan Besar Rusia memperkirakan hingga 500 warga Rusia menggunakan hak pilih di Jakarta, tetapi jumlah tersebut masih dapat berubah karena pemilih tidak memerlukan registrasi ulang dan tidak diwajibkan memberikan suara.
Jumlah pemilih di Konsulat Jenderal Rusia di Denpasar diperkirakan lebih banyak karena menurut Tolchenov sekitar 98 persen dari sekitar 40.000 warga Rusia di Indonesia tinggal di Bali.
TPS di Jakarta dan Denpasar dibuka selama 12 jam mulai pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.
Penghitungan suara dijadwalkan dilakukan panitia pemilu secara langsung setelah TPS ditutup.
Pemilu Rusia Berlangsung Selama Tiga Hari
Pemilihan legislatif Rusia berlangsung pada 18-20 September 2026 bersamaan dengan pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif daerah.
Pemilih dapat menentukan pilihan dari calon yang berasal dari 11 partai politik peserta pemilu.
Menurut Sputnik sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut, sebanyak 20.700 kursi legislatif dan jabatan pimpinan daerah diperebutkan dalam pemilu kali ini.
- Penulis :
- Gerry Eka




