HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Kepulauan Seribu Dorong Kompensasi Ongkos Angkut untuk Tekan Harga Air Bersih

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Kepulauan Seribu Dorong Kompensasi Ongkos Angkut untuk Tekan Harga Air Bersih
Foto: (Sumber :Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan meninjau Sistem Penyediaan Air Minum Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) PAM JAYA di Pulau Kelapa Dua, Kamis (13/8/2026). ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu/am..)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mendorong skema kompensasi biaya angkut atau transportasi dari PAM JAYA untuk menekan harga air bersih yang harus dibayarkan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

"Kami perlu mencari solusi bersama termasuk mendorong adanya kompensasi ongkos angkut agar harga air di tingkat warga dapat ditekan," kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Fadjar mengatakan pemerintah kabupaten telah membuka komunikasi dengan pihak swasta dan BUMD, termasuk PHE OSES dan Patra Jasa, untuk mendukung pasokan air bersih.

"Penyediaan armada pengangkut air diusulkan menjadi dukungan pemerintah daerah atau kabupaten," kata dia.

Kapasitas Pengolahan Air Ditingkatkan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan pihaknya mencari solusi kebutuhan air bersih melalui sinergi pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Upaya tersebut turut mencakup evaluasi dan optimalisasi fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) serta Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO).

"DPRD Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu fokus menyelesaikan kendala air bersih yang ada di Pulau Kelapa dan Pulau Panggang, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari," kata dia.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu Frans Agustinus Siahaan mengatakan peningkatan kapasitas BWRO Pulau Kelapa sebesar 2.500 liter per jam sedang berlangsung dan ditargetkan dapat dimanfaatkan pada awal Desember 2026.

Pembangunan SWRO di Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Pulau Kelapa Zona 1 hingga 4 yang masing-masing berkapasitas 500 liter per jam ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Sudin SDA Kepulauan Seribu juga menyiapkan 350 hingga 500 galon siap isi di reservoir untuk mengurangi waktu antrean warga.

"Warga nantinya dapat langsung menukar galon tanpa harus menunggu proses pengisian yang lama," kata Frans.

PAM JAYA Siapkan Pasokan Darurat

Plt. Manager PAM JAYA Kepulauan Seribu Januar Indropuspo mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi dan investigasi teknis untuk mengetahui penyebab terhentinya aliran air SWRO di sejumlah rumah warga.

"Kami akan segera melakukan verifikasi dan investigasi teknis untuk membedakan apakah masalah aliran air berhenti disebabkan oleh gangguan komplain individu atau masalah area," kata dia.

Sebagai mitigasi darurat, PAM JAYA menyiapkan pasokan air bersih sebanyak 6.000 liter per hari untuk Pulau Kelapa dan 6.000 liter per hari untuk Pulau Panggang.

"PAM Jaya juga akan mengevaluasi fasilitas SWRO yang sudah tersedia agar kapasitasnya dapat dimaksimalkan tanpa menunggu pembangunan unit baru, apabila memungkinkan secara teknis," kata dia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026