HOME  ⁄  Nasional

UI Kirim Tim Marsiadapari Tandihat untuk Pulihkan Psikososial Anak Pascabencana di Sumatera Utara

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

UI Kirim Tim Marsiadapari Tandihat untuk Pulihkan Psikososial Anak Pascabencana di Sumatera Utara
Foto: (Sumber :Tim Marsiadapari Tandihat 2026 berinteraksi dengan anak-anak di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara untuk memperkuat pemulihan psikososial anak-anak sekaligus mendukung masyarakat terdampak bencana. ANTARA/HO - UI.)

Pantau - Universitas Indonesia (UI) mengirim Tim Marsiadapari Tandihat 2026 ke kawasan Hunian Sementara (Huntara) Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, untuk membantu pemulihan psikososial anak-anak sekaligus mendukung masyarakat terdampak bencana.

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI Dr LG Saraswati Putri mengatakan kehadiran tim tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk mendampingi masyarakat menghadapi kondisi pascabencana.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali lingkungan fisik, tetapi juga dengan memulihkan rasa aman, kepercayaan diri, semangat belajar, dan hubungan sosial masyarakat, terutama anak-anak,” kata Saraswati di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Anak-Anak Didampingi Lewat Kegiatan Kreatif

Koordinator Tim Mahasiswa UI Aqila Bunga Nurhanin mengatakan kegiatan Marsiadapari Tandihat menyasar anak-anak sekaligus masyarakat yang tinggal di kawasan huntara.

“Kegiatan Marsiadapari Tandihat terdiri atas beberapa rangkaian. Untuk anak-anak di SD Darurat Desa Tandihat, tim akan melakukan pendampingan melalui media kreatif, storytelling, dan permainan sebagai bagian dari proses pemulihan psikososial. Sementara itu, bagi warga, kami akan melaksanakan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bakti sosial sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat di huntara,” katanya.

Tim Marsiadapari Tandihat 2026 dipimpin Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI Hendra Kaprisma dengan melibatkan 14 mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan UI, dua alumni UI, serta 10 mahasiswa Universitas Aufa Royhan (UNAR).

Tim tersebut juga diperkuat dosen Fakultas Ilmu Keperawatan UI, yakni Ns La Ode Abdul Rahman, Ns Indah Permata Sari, dan Ns Astuti.

Kegiatan lapangan dimulai pada Rabu (23/9/2026) dengan pendekatan kolaboratif melalui literasi pendidikan, pendampingan psikososial, layanan kesehatan, dan bakti sosial.

Kolaborasi Kampus Dukung Pemulihan Masyarakat

Rektor UNAR Assoc Prof Anto menilai kolaborasi antarkampus menjadi bagian penting dalam membangun pengabdian masyarakat yang berbasis keilmuan sekaligus solidaritas dan kepedulian terhadap warga.

Program Marsiadapari Tandihat melibatkan UI, Iluni UI, UNAR, pemerintah daerah, masyarakat, mitra sponsor, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.

Program tersebut memberikan perhatian khusus kepada anak-anak karena pengalaman bencana dapat memengaruhi rasa aman, proses belajar, interaksi sosial, serta kemampuan mereka dalam mengenali dan mengekspresikan emosi.

Pendampingan dilakukan melalui pendekatan suportif, edukatif, kreatif, interaktif, dan berpusat pada anak.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu anak-anak kembali belajar, bermain, berkomunikasi, membangun rasa aman, serta memperkuat ketahanan psikososial setelah bencana.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026