HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Kejar Target Ketahanan Hidup Kanker Anak 60 Persen pada 2030

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Kejar Target Ketahanan Hidup Kanker Anak 60 Persen pada 2030
Foto: (Sumber :Arsip foto - Petugas kesehatan memberikan vaksin polio kepada seorang anak pada Pekan Imuniasasi Nasional (PIN) Polio di RPTRA Kenanga, Cideng, Jakarta, Selasa (23/7/2024). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom/am..)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berupaya mencapai target angka ketahanan hidup atau survival rate penderita kanker anak sebesar 60 persen pada 2030 melalui penguatan deteksi dini dan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan anak.

“Tentu, target kita bahwa targetnya 2030, 60 persen penderita kanker anak itu bisa terus bertahan hidup sampai dengan 60 persen. Kita harapkan dengan kepedulian kita semuanya, ini bisa dicapai secara baik,” kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah sosialisasi pengenalan gejala kanker anak sejak dini kepada kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Jakarta Selatan.

Syafrin mengatakan kader PKK memiliki peran penting karena berdekatan dengan keluarga dan lingkungan sehingga pengetahuan mengenai gejala kanker anak dapat diteruskan kepada masyarakat.

Deteksi Dini Diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis

Kader PKK diharapkan menyosialisasikan informasi mengenai kanker anak kepada keluarga dan lingkungan masing-masing sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Dan kemudian juga diintegrasikan dengan program pemerintah Cek Kesehatan Gratis, sehingga anak-anak bisa diidentifikasi lebih awal dan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan dan ilmu medis yang ada,” ujar Syafrin.

Menurut Syafrin, deteksi lebih awal diperlukan agar anak yang menunjukkan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian dapat segera memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan medis.

Pemkot Jakarta Selatan juga menggandeng Yayasan Anyo Indonesia dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan terkait kanker anak.

“Tentu, ini menjadi salah satu saluran apabila di Jakarta Selatan terdapat anak-anak yang kemudian terdeteksi menderita penyakit kanker, bisa melalui Yayasan Anyo Indonesia ini,” ungkap Syafrin.

Kolaborasi Diperkuat untuk Penanganan Kanker Anak

Kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, keluarga, tenaga kesehatan, dan yayasan diharapkan memperkuat upaya deteksi dini serta penanganan kanker pada anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Global Initiative for Childhood Cancer (GICC) menetapkan target global untuk meningkatkan survival rate kanker anak menjadi sedikitnya 60 persen pada 2030.

Target tersebut mencakup enam jenis kanker anak prioritas dalam upaya meningkatkan ketahanan hidup penderita kanker anak secara global.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026