HOME  ⁄  Nasional

Kafilah Jawa Tengah Raih Juara Kedua MTQ Nasional XXXI, Pemprov Beri Bonus hingga Hadiah Umrah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kafilah Jawa Tengah Raih Juara Kedua MTQ Nasional XXXI, Pemprov Beri Bonus hingga Hadiah Umrah
Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama kafilah MTQ Nasional XXXI yang mewakili provinsi tersebut (sumber: Pemprov Jateng)

Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi berupa uang pembinaan hingga hadiah umrah kepada anggota Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI setelah berhasil membawa Jawa Tengah menempati posisi juara kedua.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Kafilah Jawa Tengah berhasil mengoleksi 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan dalam MTQ Nasional XXXI.

Dari jumlah tersebut, Jawa Tengah meraih delapan gelar terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, dan 15 terbaik ketiga.

Jawa Tengah juga memperoleh dua gelar juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, serta dua juara harapan ketiga.

Pencapaian sebagai juara kedua tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan MTQ Nasional sebelumnya saat Jawa Tengah berada di posisi ke-16.

"Saya sendiri bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah," kata Luthfi.

Juara Pertama Dapat Rp50 Juta dan Hadiah Umrah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan uang pembinaan dengan nilai berbeda sesuai capaian masing-masing anggota kafilah.

Peserta yang meraih juara pertama mendapatkan uang pembinaan Rp50 juta serta hadiah umrah senilai Rp50 juta.

Juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp30 juta.

Peserta yang meraih juara harapan pertama mendapatkan Rp20 juta, juara harapan kedua Rp15 juta, dan juara harapan ketiga Rp10 juta.

Selain penghargaan dari Pemprov Jawa Tengah, Baznas Jawa Tengah turut memberikan bonus tambahan senilai Rp282 juta kepada Kafilah Jawa Tengah.

Apresiasi juga diberikan kepada peserta Kafilah Jawa Tengah yang belum berhasil membawa pulang gelar juara.

Muhammad Abdul Faqih Jadi Terbaik Pertama Tafsir Bahasa Indonesia

Salah satu anggota kafilah yang menerima apresiasi adalah Muhammad Abdul Faqih dari Kota Semarang yang menjadi terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia.

Penghargaan tersebut terasa istimewa bagi Faqih karena MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi sebagai peserta.

Faqih sebelumnya telah memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional dengan mewakili Jawa Tengah.

Pada kompetisi sebelumnya, ia mengikuti cabang hafalan 30 juz dan berhasil meraih juara pertama tingkat nasional.

Faqih kemudian mengambil tantangan baru pada MTQ Nasional XXXI dengan berpindah ke cabang Tafsir Bahasa Indonesia.

Perpindahan cabang tersebut kembali membuahkan prestasi setelah Faqih berhasil meraih posisi terbaik pertama.

"Alhamdulillah sangat bersyukur kali ini saya pindah cabang ke cabang tafsir dan alhamdulillah diberi penghargaan juara satu," katanya.

Menurut Faqih, tambahan hadiah umrah bagi peraih juara pertama menjadi bentuk perhatian yang membuatnya semakin termotivasi untuk terus mendalami Al Quran.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026