HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Surabaya Tempatkan ASN di Balai RW untuk Dekatkan Pelayanan kepada Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Surabaya Tempatkan ASN di Balai RW untuk Dekatkan Pelayanan kepada Warga
Foto: (Sumber :Suasana Apel Struktural jajaran Pemkot Surabaya di halaman Balai Kota, Selasa (22/9/2026). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan seluruh ASN dan perangkat daerah untuk berkantor di Balai RW mulai Oktober mendatang, demi mendekatkan pelayanan publik serta fokus menyelesaikan masalah kemiskinan dan stunting langsung di tengah warga. ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya..)

Pantau - Pemerintah Kota Surabaya akan menugaskan aparatur sipil negara (ASN) untuk berkantor di Balai RW mulai Oktober 2026 sebagai upaya mendekatkan pelayanan sekaligus menangani persoalan warga secara langsung.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan ASN dari berbagai perangkat daerah menjadi pengampu wilayah untuk mengawal penanganan kemiskinan, stunting, gizi buruk, pengangguran, hingga ketidaksesuaian data bantuan sosial.

Kebijakan tersebut mengubah pola pelayanan dari sebelumnya menunggu masyarakat mendatangi kantor pemerintahan menjadi aparatur yang hadir lebih dekat dengan warga.

Eri meminta jajaran Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan Balai RW sebatas tempat pelayanan administrasi kependudukan.

Balai RW Jadi Simpul Pelayanan Pemerintah

Penempatan ASN di Balai RW merupakan pengembangan dari pelayanan berbasis lingkungan yang sebelumnya telah diterapkan Pemerintah Kota Surabaya.

Pada 2023, Balai RW telah dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dengan dukungan digitalisasi.

Pelayanan kesehatan kemudian diperluas ke Balai RW pada 2024 melalui konsep satu RW satu tenaga kesehatan.

Kebijakan terbaru memperluas fungsi Balai RW dari tempat pelayanan menjadi salah satu simpul kerja pemerintah di tengah masyarakat.

Melalui keberadaan ASN di tingkat RW, warga yang mengalami kendala prosedur, kelengkapan dokumen, maupun akses terhadap program pemerintah diharapkan dapat lebih mudah memperoleh pelayanan.

ASN Diminta Fokus Selesaikan Persoalan Warga

ASN yang ditempatkan di Balai RW tidak hanya diarahkan untuk menangani permohonan administrasi, tetapi juga mengawal penyelesaian persoalan masyarakat di wilayah masing-masing.

Persoalan kemiskinan menjadi salah satu fokus karena keluarga yang membutuhkan bantuan belum tentu mengetahui prosedur atau program pemerintah yang dapat mereka akses.

Hal serupa berlaku dalam penanganan anak berisiko stunting, warga dengan gizi buruk, lansia yang membutuhkan pendampingan, serta keluarga yang kehilangan mata pencaharian.

Penempatan aparatur di lingkungan warga juga ditujukan untuk membantu pemerintah menemukan persoalan yang selama ini belum terjangkau melalui mekanisme pelayanan di kantor perangkat daerah.

Pemkot Surabaya menargetkan kehadiran ASN di Balai RW tidak berhenti pada kedekatan pelayanan, tetapi menghasilkan penyelesaian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026