HOME  ⁄  Nasional

Banggar dan Pemerintah Sepakati RUU APBN 2027, Target Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 6 Persen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Banggar dan Pemerintah Sepakati RUU APBN 2027, Target Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 6 Persen
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said bersama Pemerintah menyepakati RUU APBN Tahun Anggaran 2027 dalam Pembicaraan Tingkat I di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Foto: Jaka/sai.)

Pantau - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 dalam Pembicaraan Tingkat I di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

RUU APBN 2027 selanjutnya akan dibawa ke Pembicaraan Tingkat II untuk mendapatkan keputusan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said mengatakan kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan APBN 2027.

“Sudah sahkan seluruh APBN kita tingkat pertama dan sudah sepakat semua menerima APBN yang sudah kita sepakati dan selanjutnya akan dibawa ke paripurna,” ujar Muhidin kepada Parlementaria seusai Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama pemerintah.

Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6 Persen

Muhidin mengatakan pertumbuhan ekonomi pada 2026 diharapkan dapat mencapai lebih dari 5,4 persen.

Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 melalui dukungan berbagai program yang telah dirancang dalam APBN.

Banggar juga menyoroti target defisit anggaran sebesar 2,4 persen dengan harapan realisasi pendapatan negara dapat meningkat.

Muhidin berharap penerimaan dari sektor perpajakan maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dapat melampaui target sehingga memberikan ruang untuk menekan defisit anggaran.

“Iya, defisit kita kan 2,4 ya. Jadi kita berharap bahwa kalau semua ini nantinya sesuai dengan target, kita harap bahwa apabila pendapatan di sektor perpajakan dan pendapatan negara bukan pajak itu juga bisa naik, jadi insyaallah ke depan itu bisa lebih kecil lagi,” ujarnya.

Subsidi Didorong untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat

Muhidin turut berharap pemerintah meningkatkan subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pelaksanaan APBN.

Menurutnya, kebijakan subsidi perlu berjalan beriringan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan tingkat inflasi.

Ia juga menyebut harga minyak nonsubsidi hingga akhir tahun tidak akan dinaikkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026