
Pantau - Realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Sulawesi Selatan mencapai Rp1,39 triliun untuk pembangunan 11.111 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga Agustus 2026.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan Hari Utomo mengatakan pembangunan rumah tersebut tersebar di 22 kabupaten dan kota.
"Program FLPP memasuki tahun kedua dan hingga Agustus 2026 sudah dibangun 11.111 unit rumah dengan penyaluran Rp1,39 triliun," ujarnya di Makassar, Minggu, 27 September 2026.
Hari menjelaskan FLPP menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memberikan akses hunian layak dan terjangkau kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
FLPP Perluas Akses Rumah bagi MBR
Menurut Hari, akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pembiayaan perumahan formal masih terbatas sehingga diperlukan skema pembiayaan yang berkelanjutan dan berjangka panjang.
Penyaluran anggaran Rp1,39 triliun tersebut dilakukan melalui berbagai skema pembiayaan perumahan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
"Program FLPP berdampak terhadap sosial ekonomi karena mampu menciptakan pasar perumahan yang terserap secara pasti, sebab rumah subsidi hampir selalu diminati masyarakat berkat suku bunga rendah dan harga yang terjangkau," katanya.
Hari menyebut sektor perumahan memiliki peran strategis karena berkaitan dengan aktivitas ekonomi lainnya di daerah.
Pembangunan Rumah Beri Efek Berganda
Realisasi FLPP dinilai tidak hanya berdampak terhadap penyediaan hunian bagi masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas perekonomian Sulawesi Selatan.
Pembangunan ribuan rumah tersebut turut menggerakkan sektor konstruksi dan membutuhkan tenaga kerja dalam proses pengerjaannya.
"Jadi mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas sektor konstruksi, hingga penguatan daya beli masyarakat," ucapnya.
Pemerintah melalui program FLPP menempatkan pembiayaan perumahan sebagai salah satu instrumen untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah subsidi sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
- Penulis :
- Gerry Eka




