
Pantau - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyebut industri media menghadapi tantangan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi serta perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin cepat.
Wakil Ketua Umum AMSI Citra Dyah Prastuti mengatakan perubahan tersebut membuat perusahaan media perlu semakin memahami kebutuhan audiens sekaligus menghadirkan konten yang bermanfaat bagi publik.
"Karena itu, media harus mengenali siapa audiens, dengan menyajikan konten-konten yang berguna untuk publik," kata Citra dalam perayaan HUT ke-5 AMSI Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Minggu (27/9/2026).
Menurut Citra, masyarakat saat ini tidak hanya mendapatkan informasi dari media, tetapi juga melalui media sosial dan konten kreator.
Verifikasi dan Peliputan Langsung Jadi Kekuatan Media
Perkembangan AI turut membawa perubahan dalam industri media karena teknologi tersebut mampu mengolah dan merangkum informasi dalam waktu singkat.
Citra mengatakan kondisi itu membuat media perlu memperkuat keunggulan jurnalistik yang tidak mudah digantikan teknologi, terutama melalui verifikasi, pengecekan fakta, dan peliputan langsung.
"Kerja jurnalistik yang dilakukan melalui verifikasi, pengecekan fakta, dan peliputan langsung menjadi bagian penting guna menjaga kredibilitas media di tengah derasnya arus informasi digital," ujarnya.
Ketua AMSI Kepulauan Riau Jailani mengatakan peringatan HUT ke-5 AMSI Kepri menjadi momentum refleksi bagi perusahaan pers dalam menghadapi perubahan industri media yang berlangsung cepat.
Menurut dia, AMSI terus mendorong terwujudnya media siber profesional serta pelaksanaan kerja jurnalistik sesuai ketentuan.
"Realitas pada hari ini, banyak media yang dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Tanggung jawab media bukan kepada media itu sendiri, tapi kepada publik," kata Jailani.
AMSI Dorong Sinergi untuk Jaga Ekosistem Media
Jailani mengatakan dinamika industri dan perubahan kondisi bisnis tidak boleh mengurangi komitmen perusahaan pers dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat dan berimbang.
Sebanyak 12 media saat ini tergabung dalam AMSI Kepulauan Riau, yakni Angkaberita.id, Batampos.co.id, Ulasan.co, TribunBatam.id, Batamnews.co.id, Presmedia.id, Kepripedia.com, HarianKepri.com, Beritaibukota.com, Inikepri.com, Gurindam.id, dan Mejaredaksi.co.id.
Jailani menyebut keberlangsungan media membutuhkan dukungan dan sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.
"Kami percaya perjalanan media tidak pernah berdiri sendiri. Ada pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat lain yang telah membangun sinergi dengan insan pers," ujarnya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan media memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, mempromosikan daerah, serta membantu menjaga ketertiban.
"Media dan pemerintah bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kami berharap media bisa sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat," kata Ansar.
Perayaan HUT ke-5 AMSI Kepulauan Riau turut diisi pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh, lembaga, dan organisasi atas kontribusi dalam memperkuat ekosistem media siber di daerah tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




