
Pantau - Basarnas mengerahkan seluruh unsur pencarian dan pertolongan (SAR) di Kalimantan Tengah untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 setelah 18 jasad ditemukan dan dievakuasi dari perairan Seruyan dan Sukamara.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan Kepala Kantor SAR Palangka Raya telah ditunjuk sebagai SMC untuk mengoordinasikan operasi SAR di wilayah Kalimantan Tengah.
“Di Kalimantan Tengah menggelar operasi SAR. Jadi semua personel diturunkan, digerakkan, dan mulai dari kemarin sudah menyisir wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di daerah pesisir,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-16 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/9/2026) malam.
Pencarian Diperluas di Pesisir Kalteng
Pengerahan seluruh unsur SAR melibatkan jajaran Polres, Kodim beserta jajaran di bawahnya, dan masyarakat untuk membantu penyisiran wilayah pesisir serta perairan Kalimantan Tengah, khususnya Seruyan dan Sukamara.
Basarnas juga memperluas koordinasi dengan masyarakat pesisir, nelayan, dan sejumlah kantor SAR di daerah lain untuk menyebarkan informasi pencarian korban.
“Tidak hanya Kalteng, Basarnas juga berkoordinasi dengan masyarakat pesisir dan nelayan serta Kantor SAR Pontianak, Kantor SAR Sulawesi, dan Kantor SAR Semarang untuk menyebarluaskan informasi pencarian korban kepada jaringan masyarakat dan nelayan di wilayah perairan yang berkaitan,” ucapnya.
Koordinasi lintas wilayah dilakukan karena nelayan dari sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Lamongan, Probolinggo, dan Jawa Tengah, mencari ikan hingga perairan Kalimantan.
Informasi mengenai kecelakaan KM Virgo Transport 8 turut disampaikan kepada para nelayan untuk membantu menemukan korban yang masih dalam pencarian.
Basarnas Aktifkan Siaran Darurat
Basarnas masih mengaktifkan mayday broadcast melalui Vessel Traffic Services (VTS) agar kapal yang melintasi jalur sekitar lokasi kejadian memperoleh informasi kecelakaan dan dapat memberikan bantuan apabila menemukan korban.
Dukungan distrik navigasi melalui Search and Rescue Officer (SRO) juga dilakukan untuk menyebarluaskan informasi kepada kapal yang melintasi jalur pelayaran di sekitar lokasi melalui maklumat pelayaran.
“Seluruh upaya terus dilakukan dengan mengerahkan personel dan melibatkan berbagai unsur untuk mendukung pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan,” ujar Putu Sudayana.
Hingga hari ke-16 operasi SAR pada Senin pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 179 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 71 orang meninggal dunia, sedangkan 64 korban masih dalam proses pencarian.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




