HOME  ⁄  Nasional

Imigrasi Mengajak Warga Memperkuat Pengawasan Orang Asing melalui Desa Binaan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Imigrasi Mengajak Warga Memperkuat Pengawasan Orang Asing melalui Desa Binaan
Foto: (Sumber :Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Priok Imam Seriawan menandatangani pengukuhan Desa Binaan Imigrasi dan perjanjian kerja sama penguatan pengawasan orang asing di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.ANTARA/HO-Imigrasi Tanjung Priok.)

Pantau - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok melibatkan masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing melalui pengukuhan Desa Binaan Imigrasi di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara jajaran Imigrasi, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap isu-isu keimigrasian,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok Imam Setiawan di Jakarta, Selasa, 29 September 2026.

Program tersebut juga disertai penandatanganan perjanjian kerja sama untuk memperkuat koordinasi pengawasan orang asing di wilayah setempat.

Warga Didorong Aktif Laporkan Potensi Pelanggaran

Imam mengatakan Desa Binaan Imigrasi memiliki peran penting dalam memperkuat kehadiran jajaran Imigrasi di tengah masyarakat.

Menurut dia, program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kolaborasi antara Imigrasi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kesadaran terhadap persoalan keimigrasian.

Desa Binaan Imigrasi juga diharapkan membuka komunikasi dan koordinasi yang lebih dekat antara masyarakat dan petugas Imigrasi.

“Masyarakat juga didorong untuk berperan aktif dalam memberikan informasi apabila menemukan potensi pelanggaran keimigrasian maupun permasalahan yang berkaitan dengan keberadaan dan kegiatan orang asing,” kata dia.

Selain pengukuhan Desa Binaan Imigrasi, penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan sebagai bentuk komitmen memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi.

Kerja sama tersebut diharapkan mendukung pertukaran informasi serta pelaksanaan pengawasan keimigrasian secara lebih efektif dan terintegrasi.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat dalam pelaksanaan,” kata Imam.

Ia menambahkan program tersebut juga menjadi sarana meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan keimigrasian.

"Sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi dan ketentuan keimigrasian," kata dia.

Imigrasi Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta Pamudji Raharja mengatakan pengawasan keimigrasian membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Menurut Pamudji, pengawasan keimigrasian tidak dapat dilaksanakan secara optimal oleh satu instansi saja.

"Dibutuhkan pertukaran informasi, koordinasi, serta respons bersama agar potensi permasalahan dapat dideteksi dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur,” kata Pamudji.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui kegiatan nyata, komunikasi berkelanjutan, serta koordinasi yang semakin efektif di lapangan.

“Sinergi yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dan dikembangkan guna mewujudkan pelaksanaan tugas keimigrasian yang semakin efektif, responsif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata dia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026