HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Perluas Kerja Sama Halal Global dengan Argentina, Brasil, Spanyol, dan Bulgaria

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia Perluas Kerja Sama Halal Global dengan Argentina, Brasil, Spanyol, dan Bulgaria
Foto: (Sumber :Penandatanganan MoU antara BPJPH dengan The Grand Mufti's Office of the Republic of Bulgaria di Jakarta, Senin (27/9/2026). (ANTARA/HO-BPJPH).)

Pantau - Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkuat kerja sama halal internasional dengan sejumlah lembaga dari Argentina, Brasil, Spanyol, dan Bulgaria untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat integrasi ekosistem jaminan produk halal global.

BPJPH menandatangani Recognition Agreement (RA) dengan tiga lembaga halal dari Argentina, Brasil, dan Spanyol.

Ketiga lembaga tersebut adalah The Halal Approval South America S.A. dari Argentina, Halal Approval South America Serviços de Certificação Ltda. dari Brasil, serta Halal Safety Certification S.L. dari Spanyol.

BPJPH juga menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan The Grand Mufti's Office of the Republic of Bulgaria.

BPJPH Perkuat Integrasi Ekosistem Halal Global

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas jaringan internasional di bidang jaminan produk halal.

Kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat integrasi ekosistem jaminan produk halal di tingkat global.

Haikal menegaskan kerja sama internasional harus dilakukan dengan memastikan setiap mitra mempunyai kapasitas, sistem, dan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Halal adalah transparansi dan akuntabilitas. Karena itu, kita perlu memastikan lembaga halal yang bekerja sama memiliki keberadaan, sumber daya, dan sistem yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Perhatian

Menurut Haikal, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip penting dalam membangun kerja sama dengan lembaga halal di luar negeri.

Penguatan jejaring halal antarnegara tidak hanya berkaitan dengan pengakuan, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap proses dan sistem yang dijalankan masing-masing pihak.

BPJPH perlu memastikan keberadaan lembaga yang menjadi mitra pengakuan, termasuk kantor dan sumber daya manusia yang dimiliki.

Pemeriksaan juga mencakup sistem serta mekanisme sertifikasi halal yang diterapkan oleh lembaga mitra.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kerja sama jaminan produk halal internasional berjalan melalui lembaga dengan proses dan sistem yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026