HOME  ⁄  Nasional

Kapolda Kalteng Memperkuat Patroli Hotspot Karhutla, 3.343 Personel Dikerahkan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kapolda Kalteng Memperkuat Patroli Hotspot Karhutla, 3.343 Personel Dikerahkan
Foto: Tim gabungan yang terdiri dari personel polisi dan lainnya bersama-sama melakukan penanganan karhutla di Desa Sumber Mulya Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau belum lama ini (sumber: BPBD Lamandau)

Pantau - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memerintahkan jajarannya memperkuat patroli dan pengawasan terhadap hotspot atau titik panas untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas, terutama di kawasan rawan Palangka Raya.

Sebanyak 3.343 personel dari Polda Kalimantan Tengah dan jajaran Polres dilibatkan dalam upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Iwan memerintahkan personel Polresta Palangka Raya ditempatkan langsung di sejumlah lokasi yang dinilai rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

“Saya perintahkan agar personel Polresta Palangka Raya ditempatkan di lokasi rawan karhutla. Jangan menunggu api membesar, lakukan patroli rutin dan segera lakukan pemadaman awal,” kata Iwan.

Penempatan personel di kawasan rawan dilakukan untuk memperkuat deteksi dini sehingga kemunculan titik api dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin.

Patroli rutin juga dilakukan untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran dengan cakupan lebih luas.

Polda Siapkan Personel hingga Sumur Bor

Selain mengerahkan personel Polresta Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah menyiapkan personel tambahan untuk membantu petugas melakukan pemadaman di lapangan.

“Personel dari Polda Kalimantan Tengah akan mem-back up personel di lapangan saat melakukan pemadaman. Kita bagi tugas, Polresta fokus pada penjagaan dan patroli di titik rawan, sementara personel Polda memberikan dukungan penuh dalam pemadaman, termasuk bantuan peralatan, logistik dan sumur bor,” ujar Iwan.

Dalam pembagian tugas tersebut, personel Polresta Palangka Raya difokuskan melakukan penjagaan dan patroli di berbagai kawasan rawan karhutla.

Sementara itu, personel Polda Kalimantan Tengah memberikan dukungan dalam pemadaman apabila ditemukan kebakaran.

Dukungan tersebut mencakup tambahan personel, peralatan, logistik, hingga fasilitas sumur bor untuk membantu proses pemadaman.

Sarana tersebut juga disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau.

Lahan Gambut Jadi Perhatian Khusus

Penanganan karhutla memberikan perhatian khusus terhadap kawasan lahan gambut karena karakteristik lahannya membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif.

Setelah pemadaman dilakukan, personel harus memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul di lokasi tersebut.

Iwan menegaskan seluruh kekuatan yang tersedia akan dioptimalkan untuk menangani setiap hotspot sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Kita optimalkan seluruh kekuatan yang ada. Dengan personel yang ditempatkan di lokasi rawan dan dukungan back up dari Polda, diharapkan setiap hotspot yang muncul dapat segera ditangani sebelum meluas,” kata Iwan.

Pembagian tugas antara Polresta Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah diharapkan memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026