
Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan naskah ikrar dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam ikrar tersebut, Puan mengajak peserta upacara menyadari perjalanan bangsa sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini, menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Puan saat membacakan ikrar.
Ikrar tersebut turut menyinggung berbagai upaya yang dinilai berusaha menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.
“Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,” lanjutnya.
Puan Tegaskan Semangat Kebersamaan Berlandaskan Pancasila
Pada bagian berikutnya, Puan membacakan pentingnya semangat kebersamaan berlandaskan nilai-nilai Pancasila untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Puan kemudian membacakan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Puan.
Setelah membacakan ikrar, Puan menandatangani naskah tersebut.
Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang tiba sekitar pukul 08.55 WIB dan bertindak sebagai inspektur upacara.
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin membacakan Teks Pancasila, sedangkan Ketua MPR RI Ahmad Muzani membacakan naskah Pembukaan UUD 1945.
Kolonel Mar Edo Sidharta Halilintar bertindak sebagai komandan upacara dalam peringatan tersebut.
Sejumlah menteri koordinator, menteri, dan wakil menteri Kabinet Merah Putih juga menghadiri upacara di Monumen Pancasila Sakti.
Akses pencarian web tidak tersedia dalam sesi ini sehingga fakta politik terkini dalam artikel tidak dapat diverifikasi secara independen dan disajikan berdasarkan materi sumber yang diberikan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




