
Pantau - Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Wahyu menggantikan Komjen Polisi Dedi Prasetyo yang sebelumnya menduduki jabatan Wakapolri.
Pelantikan Wahyu berlangsung bersamaan dengan pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri serta sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Lulusan Akpol 1992, Karier Wahyu Banyak di Bidang Reserse
Wahyu Hadiningrat merupakan pria kelahiran Bandung pada 1970 dan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992.
Angkatan Wahyu berada satu tingkat di bawah Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang merupakan lulusan Akpol 1991.
Wahyu dikenal sebagai sosok pintar dengan perjalanan karier yang banyak berkaitan dengan bidang reserse serta manajemen perencanaan.
Sepanjang perjalanan kepemimpinannya di kepolisian, Wahyu tidak pernah menduduki jabatan sebagai kepala kepolisian daerah atau kapolda.
Sebelum dilantik menjadi Wakapolri, Wahyu menjabat Asisten Utama Bidang Perencanaan dan Anggaran Mabes Polri sejak 20 September 2024.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Wahyu memulai perjalanan karier sebagai perwira pertama (Pama) di Polda Jawa Barat pada 1993.
Pada 1994, Wahyu menjabat Wakapolres Cirebon Selatan.
Setahun kemudian, Wahyu dipercaya menjadi Kapolsek Soreang Polres Bandung pada 1995.
Pada 1997, Wahyu menjabat Kasatserse Polres Bandung sebelum melanjutkan karier sebagai Kasatserse Polresta Bogor pada 1998.
Wahyu kembali berkarier di lingkungan Polda Jawa Barat dengan menjabat Kanit III Sat II Ditreskrimum pada 2004.
Pada 2006, Wahyu menduduki jabatan Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat.
Wahyu juga pernah bertugas di Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sebagai Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri.
Dua Kali Menjadi Kapolres hingga Wakabareskrim
Dalam perjalanan kariernya, Wahyu tercatat dua kali menduduki jabatan sebagai kepala kepolisian resor atau kapolres.
Jabatan kapolres pertamanya adalah Kapolres Metro Bekasi pada 2011.
Setahun kemudian, Wahyu dipercaya menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan pada 2012.
Mulai 2016, perjalanan karier Wahyu berlanjut di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.
Wahyu pernah menduduki jabatan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum (Pidum) Bareskrim Polri.
Pada 2017, Wahyu menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.
Masih pada 2017, Wahyu dipercaya menjadi Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (BIN).
Karier Wahyu kemudian berlanjut sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya pada 2018.
Pada 2020, Wahyu dipercaya menjadi Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.
Saat Wahyu menjabat Wakabareskrim pada 2020, posisi Kapolri dipegang Jenderal Polisi Idham Azis yang kini telah pensiun.
Pendidikan Kepolisian Wahyu Hadiningrat
Selain menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian, Wahyu merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Wahyu juga menempuh pendidikan kepemimpinan di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim).
Pendidikan kepemimpinannya berlanjut melalui Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2016.
Dengan rekam perjalanan dinas di bidang reserse, penanganan terorisme, kejahatan siber, intelijen, serta perencanaan dan anggaran, Wahyu kini menduduki jabatan Wakapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto.
- Penulis :
- Leon Weldrick




