HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wamentan, Kini Mengemban Tugas Mengawal Swasembada Pangan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Prabowo Melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wamentan, Kini Mengemban Tugas Mengawal Swasembada Pangan
Foto: Arsip foto - Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu 14/1/2026 (sumber: Dispen TNI AD)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam rangkaian pelantikan pejabat Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Saleh Mustafa mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian yang sebelumnya kosong selama hampir tiga bulan.

Kekosongan jabatan tersebut terjadi setelah Sudaryono meninggalkan posisi Wakil Menteri Pertanian untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Sudaryono dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Selain Saleh, Prabowo turut melantik sejumlah menteri koordinator, menteri, wakil menteri, serta kepala badan dalam agenda pengisian jabatan pemerintahan.

Pengisian sejumlah jabatan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.

Sebelum prosesi pelantikan, Prabowo memimpin pengucapan sumpah dan janji jabatan para pejabat yang dilantik sesuai dengan agama masing-masing.

Prabowo terlebih dahulu menanyakan kesediaan para pejabat untuk diambil sumpah dan janji sebelum menjalankan amanah sebagai menteri maupun wakil menteri.

Para pejabat yang hadir kemudian menyatakan kesediaannya mengikuti pengucapan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin Presiden Prabowo.

Dari Wakasad Menuju Kementerian Pertanian

Pelantikan sebagai Wakil Menteri Pertanian menjadi babak baru dalam perjalanan karier Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang sebelumnya dikenal melalui pengabdiannya di dunia militer.

Saleh merupakan mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) yang kini memasuki sektor pertanian dan pangan.

Dalam posisi barunya, Saleh bertugas mendukung penguatan sektor pertanian dan agenda pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

Muhammad Saleh Mustafa lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969.

Saleh merupakan lulusan Akademi Militer 1991 dan mengawali pengabdiannya melalui kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Pengalamannya di lingkungan pasukan khusus menjadi fondasi awal perjalanan karier Saleh sebelum menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Sepanjang perjalanan militernya, Saleh terlibat dalam sejumlah penugasan operasi, termasuk Operasi Seroja dan Operasi Tinombala.

Saleh juga tercatat menjalani penugasan dalam operasi terkait konflik Papua hingga Operasi Damai Cartenz.

Berbagai penugasan tersebut memberikan pengalaman kepada Saleh dalam menghadapi situasi kompleks, melakukan koordinasi, serta mengambil keputusan dalam kondisi penuh tantangan.

Pernah Memimpin Kostrad dan Kodam XVII/Cenderawasih

Perjalanan karier Saleh berkembang melalui berbagai jabatan kepemimpinan di satuan operasional maupun struktur komando strategis TNI Angkatan Darat.

Saleh dipercaya menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 15 Agustus 2025.

Sebelum menduduki posisi Wakasad, Saleh menjabat Inspektur Jenderal TNI sejak 24 Juli 2024.

Posisi Inspektur Jenderal TNI memberikan pengalaman kepada Saleh dalam bidang pengawasan, pembinaan organisasi, serta tata kelola institusi.

Sebelum menjadi Inspektur Jenderal TNI, Saleh pernah dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Sebelum menjadi Panglima Kostrad, Saleh terlebih dahulu menduduki jabatan Kepala Staf Kostrad.

Saleh juga pernah menjabat Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih pada periode April hingga Juli 2023.

Penugasan sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih menambah pengalamannya dalam mengelola wilayah strategis dengan dinamika sosial, keamanan, serta pembangunan yang kompleks.

Saleh Akan Bekerja Bersama Mentan Amran

Setelah menjalani perjalanan panjang di lingkungan militer, Saleh kini menghadapi bidang pengabdian berbeda sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Sebagai Wamentan, Saleh akan mendukung agenda pemerintah dalam meningkatkan dan memperkuat produksi pertanian serta menjaga ketersediaan pangan nasional.

Saleh juga mendapat tugas mendukung pemerintah dalam mendorong tercapainya swasembada pangan.

Pengalamannya memimpin organisasi besar menjadi bekal dalam melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan petani di lapangan.

Di luar perjalanan militernya, Saleh juga memiliki perhatian terhadap nilai budaya dan perdamaian di tengah masyarakat.

Pada 2016, Saleh meluncurkan buku berjudul "Menuai Damai di Tanah Poso" yang membahas peran kearifan lokal dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

Melalui buku tersebut, Saleh membahas pentingnya pendekatan budaya dan pemahaman terhadap masyarakat dalam menciptakan stabilitas serta pembangunan berkelanjutan.

Perjalanan Muhammad Saleh Mustafa kini beralih dari berbagai medan operasi militer menuju sektor pertanian dan pangan.

Saleh akan bekerja bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengawal salah satu agenda strategis pemerintah, yakni mewujudkan swasembada pangan.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026