
Pantau - Presiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih untuk ketujuh kalinya dengan melantik dan mengambil sumpah 18 pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10), kurang dari sebulan menjelang dua tahun pemerintahannya.
Perombakan tersebut mencakup posisi di kepolisian, kementerian koordinator, kementerian teknis, wakil menteri, hingga sejumlah lembaga negara.
Salah satu perubahan utama adalah pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Presiden juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri
Sebelum pelantikan, Suyudi menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI setelah menerima informasi mengenai pencalonannya sebagai Kapolri pada Kamis pagi.
Pencalonan Suyudi kemudian mendapat persetujuan Komisi III DPR RI secara aklamasi dan dilanjutkan dengan persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing dan juga memberikan banyak hal dalam karier kami sehingga kami bisa di titik ini. Tentunya, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," kata Suyudi saat jumpa pers selepas acara pelantikan di Istana Negara.
Suyudi menyatakan prioritasnya mencakup penegakan hukum yang adil, peningkatan pelayanan Polri, serta memperkuat kedekatan kepolisian dengan masyarakat.
"Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat, dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat," ujar Suyudi menjawab pertanyaan wartawan mengenai prioritas kerjanya sebagai Kapolri yang baru.
Sejumlah Menteri Berganti Posisi
Di jajaran kementerian koordinator, Prabowo melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menggantikan Pratikno.
Dudung Abdurachman ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Djamari Chaniago, sedangkan Listyo Sigit Prabowo mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Bahlil Lahadalia dilantik untuk memimpin struktur baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi dengan tetap menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Pada jajaran kementerian teknis, Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono, sedangkan Muhammad Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Wakil Menteri dan Pimpinan Lembaga Turut Dilantik
Prabowo juga melantik Nurkholisoj Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan serta Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Irwan Meilano dilantik sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, sedangkan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjadi Wakil Menteri Pertanian.
Dalam rangkaian yang sama, Presiden melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI dan Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman RI.
Komjen Pol. (Purn.) Muhammad Fadil Imran dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, sedangkan Aryanto Wibowo menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Komjen Pol. Dedi Prasetyo mendapat jabatan baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional yang disebut sebagai struktur baru dalam Kabinet Merah Putih.
- Penulis :
- Aditya Yohan




