HOME  ⁄  Nasional

SATUSEHAT Raih Dua Penghargaan Nasional dan Global setelah Dukung CKG serta Integrasikan 42.337 Fasyankes

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

SATUSEHAT Raih Dua Penghargaan Nasional dan Global setelah Dukung CKG serta Integrasikan 42.337 Fasyankes
Foto: (Sumber :Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Prof. Asnawi Abdullah (tengah) menerima penghargaan posisi runner-up pada kategori Digital Government dalam Digital@UNGA Awards 2026 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Senin (21/09. 2026). ANTARA/HO - Kemenkes.)

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meraih dua penghargaan tingkat nasional dan global melalui ekosistem SATUSEHAT yang mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta telah mengintegrasikan 42.337 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia.

Dua penghargaan tersebut adalah IN-Apps Digital Award 2026 di tingkat nasional dan Digital@UNGA Awards 2026 di tingkat global.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Kemenkes RI melalui SATUSEHAT Mobile dalam mendukung pelaksanaan program CKG. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi digital yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemenkes Eko Sulistijo di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.

SATUSEHAT Dukung CKG hingga Rekam Medis Elektronik

SATUSEHAT Mobile terpilih sebagai pemenang kategori Aplikasi Pendukung Program Prioritas Nasional dalam IN-Apps Digital Awards 2026 atas perannya mendukung pelaksanaan CKG.

Melalui SATUSEHAT Mobile, masyarakat dapat mengakses rangkaian layanan CKG mulai dari pendaftaran, memilih jadwal dan lokasi pemeriksaan, melakukan skrining mandiri, hingga memperoleh rapor hasil pemeriksaan.

Hingga 31 Juli 2026, program CKG telah menjangkau 73,8 juta penduduk yang terdiri atas 62,7 juta peserta skrining di puskesmas dan komunitas serta 11,1 juta anak melalui CKG Sekolah.

"Per 31 Juli 2026, sebanyak 42.337 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia telah terintegrasi dengan SATUSEHAT untuk mendukung interoperabilitas data Rekam Medis Elektronik (RME)," kata Eko.

SATUSEHAT Raih Pengakuan di Tingkat Global

SATUSEHAT Platform juga meraih posisi runner-up pada kategori Digital Government dalam Digital@UNGA Awards 2026.

SATUSEHAT Platform menjadi satu-satunya finalis asal Indonesia dalam kompetisi yang diikuti sekitar 1.500 inovasi dari 146 negara.

Penghargaan tersebut diterima Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Prof. Asnawi Abdullah di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, pada Senin, 21 September 2026.

Menurut Eko, pencapaian tersebut sejalan dengan perkembangan SATUSEHAT Platform sebagai sistem informasi kesehatan nasional.

“Pengakuan di ajang penghargaan internasional ini semakin menguatkan komitmen kami untuk terus memperkuat transformasi digital dan integrasi data kesehatan melalui SATUSEHAT,” tambah Eko.

Kemenkes Lanjutkan Integrasi Layanan Kesehatan

Dua penghargaan tersebut dinilai Kemenkes semakin menguatkan langkah pengembangan ekosistem kesehatan digital yang lebih kuat, tangguh, dan inklusif.

Pengembangan itu diarahkan untuk memastikan teknologi dan data kesehatan dapat mendukung layanan yang semakin terintegrasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026