
Pantau - Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) berupaya memperkuat kerja sama pertahanan dengan militer Belanda melalui sejumlah agenda, termasuk rencana kedatangan instruktur Marinir Belanda untuk mempelajari kemampuan bertahan hidup dan peperangan di hutan.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi dengan Atase Pertahanan Kerajaan Belanda Colonel Hans van Reenen.
Endi menerima kunjungan kehormatan Hans van Reenen di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis, 1 Oktober.
Berdasarkan siaran pers resmi Korps Marinir TNI AL, kedua pihak membahas sejumlah rencana kerja sama di bidang pertahanan.
Instruktur Marinir Belanda Pelajari Peperangan Hutan
Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana kedatangan dua hingga tiga instruktur Jungle Training dari Marinir Belanda.
Para instruktur tersebut direncanakan mempelajari kemampuan jungle survival atau bertahan hidup di hutan yang dimiliki Korps Marinir TNI AL.
Selain itu, mereka akan mempelajari kemampuan jungle warfare atau peperangan hutan Marinir TNI AL.
"Salah satu agenda yang dibahas yakni rencana kedatangan dua hingga tiga instruktur Jungle Training dari Marinir Belanda. Mereka akan mempelajari kemampuan jungle survival dan jungle warfare yang dimiliki Korps Marinir TNI AL," seperti dikutip siaran pers tersebut.
Pertemuan itu juga membahas rencana kunjungan persahabatan antara komandan marinir kedua negara.
Kunjungan tersebut direncanakan sebagai salah satu langkah untuk mempererat hubungan profesional sekaligus memperkuat komunikasi antara pimpinan Marinir TNI AL dan Marinir Belanda.
Indonesia-Belanda Usulkan Forum Marines-to-Marines Talk
Kedua pihak turut membahas usulan pembentukan forum Marines-to-Marines Talk sebagai pengembangan dari komunikasi yang sebelumnya telah terjalin melalui forum Navy-to-Navy Talk.
Forum Marines-to-Marines Talk diharapkan menjadi wadah komunikasi dan diskusi secara langsung antara Marinir TNI AL dan Marinir Belanda.
Melalui forum tersebut, kedua pihak dapat membahas berbagai langkah untuk memperkuat sistem pertahanan dan kerja sama antarkorps marinir.
Berdasarkan keterangan resmi Korps Marinir TNI AL, pertemuan Endi Supardi dan Hans van Reenen berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Pertemuan ditutup dengan pertukaran plakat dan cinderamata sebagai simbol persahabatan antara Marinir Indonesia dan Belanda.
Pertukaran tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen kedua pihak untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan.
Korps Marinir TNI AL berharap pertemuan itu dapat semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Belanda, khususnya melalui kerja sama antarkorps marinir kedua negara.
- Penulis :
- Leon Weldrick




