HOME  ⁄  Nasional

Pemprov DKI Buka Ruang Kerja Pramono untuk Publik lewat Program "Namu Balai Kota"

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemprov DKI Buka Ruang Kerja Pramono untuk Publik lewat Program "Namu Balai Kota"
Foto: Tampak depan Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 2/10/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melihat ruang kerja Gubernur DKI Jakarta dan sejumlah fasilitas pemerintahan melalui program "Namu Balai Kota" yang dimulai Sabtu, 3 Oktober.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan dirinya telah meminta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta membuka sejumlah fasilitas Balai Kota yang selama ini tertutup bagi masyarakat.

"Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Kominfotik, Ibu Dewi, untuk Balai Kota dan sarana-prasarana yang dimiliki oleh Balai Kota yang selama ini tertutup bagi publik, saya izinkan untuk dibuka bagi publik,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat.

Program "Namu Balai Kota" dikemas dalam bentuk walking tour atau tur berjalan kaki yang membawa masyarakat mengunjungi sejumlah ruangan dan fasilitas di kompleks Balai Kota Jakarta.

Tur tersebut dijadwalkan digelar dua kali setiap bulan dengan waktu kunjungan mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

Warga Bisa Lihat Ruang Kerja Gubernur

Masyarakat yang mengikuti "Namu Balai Kota" akan dibagi dalam beberapa shift untuk mengatur kunjungan ke berbagai ruangan dan fasilitas yang masuk dalam rangkaian tur.

Salah satu ruangan yang dapat dikunjungi masyarakat adalah ruang kerja Gubernur DKI Jakarta.

Pengunjung juga dapat melihat ruangan yang digunakan gubernur dan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar rapat.

Selain itu, rangkaian tur mencakup aula atau ruangan yang digunakan untuk kegiatan pelantikan.

"Ruangan gubernur, kemudian tempat untuk melakukan pelantikan, Balairung, Balai Kota, dan sebagainya,” jelas Pramono.

Pramono mengatakan masih terdapat fasilitas lain di lingkungan Balai Kota yang berpotensi dibuka untuk masyarakat.

"Tentunya juga akan ada beberapa lain yang saya persilakan untuk bisa dibuka dan kepada publik. Mudah-mudahan dengan demikian ini akan menjadi lebih baik,” kata Pramono.

Pramono Harap Jadi Inspirasi bagi Pelajar

Pramono berharap pembukaan Balai Kota kepada masyarakat dapat memberikan pengalaman baru sekaligus menjadi sumber inspirasi, khususnya bagi anak-anak dan pelajar.

Melalui program tersebut, pelajar dapat melihat secara langsung lingkungan tempat aparatur pemerintahan bekerja sekaligus mengenal berbagai aktivitas pemerintahan di Balai Kota Jakarta.

Pramono berharap pengalaman itu dapat menumbuhkan keinginan para pelajar untuk bekerja di lingkungan pemerintahan pada masa mendatang.

"Sehingga dengan demikian saya meyakini ini juga terutama bagi anak-anak pelajar akan memberikan inspirasi bagi mereka berkeinginan suatu hari bekerja di Balai Kota,” ungkap Pramono.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program "Namu Balai Kota" dapat mengakses laman Jakarta Smart City dan aplikasi JAKI.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026