HOME  ⁄  Nasional

Bakom RI Akan Membentuk Tim Khusus untuk Mengkaji Dampak Algoritma dan AI terhadap Komunikasi Pemerintah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Bakom RI Akan Membentuk Tim Khusus untuk Mengkaji Dampak Algoritma dan AI terhadap Komunikasi Pemerintah
Foto: Presiden Prabowo Subianto menandatangani berita acara pelantikan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). (sumber: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Syahganda Nainggolan berencana membentuk tim khusus untuk mempelajari dampak algoritma dan akal imitasi atau Artificial Intelligence (AI) terhadap komunikasi pemerintah.

Tim tersebut akan mempelajari bagaimana algoritma dan AI dinilai dapat memengaruhi serta mendistorsi pesan dan pemikiran Presiden Prabowo Subianto sebelum diterima masyarakat.

Menurut Syahganda, persoalan algoritma dan AI menjadi salah satu tantangan terbesar dalam bidang komunikasi saat ini.

"Tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI dan lain-lain. Jadi kita akan masuk juga ke sana," kata Syahganda.

Syahganda menilai pemikiran-pemikiran yang disampaikan Presiden Prabowo pada dasarnya bersifat konstitusional.

Namun, menurut dia, perkembangan teknologi digital dapat menimbulkan distorsi terhadap pemikiran tersebut sebelum gagasan Presiden dipahami secara utuh oleh masyarakat.

"Pikiran-pikiran Presiden menurut saya selama ini banyak didistorsi, distorsi oleh kekuatan AI itu," ungkap Syahganda.

Bakom Menyoroti Pertarungan Narasi di Era AI

Syahganda memandang perkembangan AI akan memiliki peran besar dalam pertarungan narasi pada masa mendatang.

Bakom RI karena itu berupaya melakukan langkah antisipasi agar perkembangan teknologi tersebut tidak menghambat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

"Ke depan itu pertarungan kita itu pertarungan narasi yang dikuasai oleh non-human. Non-human itu namanya Artificial Intelligence," kata Syahganda.

Dalam menjalankan tugasnya, Bakom RI akan berfokus melaksanakan arahan Presiden Prabowo untuk menjadikan pola komunikasi pemerintah sebagai alat persatuan nasional yang kokoh.

Syahganda akan mengarahkan jajaran Bakom RI untuk menerapkan instruksi Presiden tersebut secara taktis.

Bakom Akan Memperkuat Dialog dengan Pers

Bakom RI berkomitmen memastikan pesan-pesan pembangunan pemerintah dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Selain pesan pembangunan, Bakom RI akan memastikan gagasan-gagasan utama kepala negara disampaikan secara inklusif agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Syahganda juga menekankan tugas esensial Bakom RI untuk menjaga narasi dan peradaban bangsa.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui dialog yang intensif antara pemerintah dan insan pers.

Dialog antara pemerintah dan media diarahkan untuk menciptakan diskursus publik yang mendidik sekaligus memperkuat persatuan nasional.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026