
Pantau - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut reshuffle atau perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun pemerintahannya sebagai bagian dari evaluasi dan penataan pemerintahan.
Menurut Dave, Presiden memiliki pertimbangan dalam menentukan pejabat yang dinilai dapat membantu menjalankan agenda pemerintahan dan mencapai target yang telah ditetapkan.
"Yang penting setelah pergantian ini adalah bagaimana pemerintahan dapat bergerak semakin efektif," kata Dave di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Dave mengatakan konsolidasi antarlembaga setelah pelantikan pejabat baru penting agar program prioritas pemerintah dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terukur.
Ia juga mengatakan pejabat yang baru dilantik perlu diberikan kesempatan untuk bekerja dan menunjukkan hasil setelah menerima amanah.
Dave Dorong Pejabat Baru Segera Bekerja
Menurut Dave, penilaian terhadap pejabat tidak cukup dilakukan berdasarkan latar belakang atau jabatan sebelumnya, tetapi juga perlu melihat kompetensi, integritas, kepemimpinan, dan hasil kerja.
Ia berpandangan reshuffle perlu menjadi momentum untuk memperkuat kinerja pemerintahan, bukan hanya pergantian pejabat.
Dave juga menyoroti perubahan pada posisi Kapolri dengan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai pemimpin baru Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Menurut Dave, pengalaman Suyudi di lingkungan kepolisian dan sebagai pimpinan Badan Narkotika Nasional menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawanya dalam menjalankan tugas baru.
DPR Soroti Tantangan Penegakan Hukum
Dave mengatakan kepemimpinan baru Polri menghadapi sejumlah isu, termasuk pemberantasan narkotika, perjudian daring, penyelundupan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut dia, konsolidasi internal Polri dan koordinasi dengan lembaga terkait perlu diperkuat untuk menangani berbagai persoalan tersebut.
Dave juga menyatakan DPR akan mengawal kebijakan dan program pemerintah sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing lembaga.
"Pada akhirnya, ukuran keberhasilannya adalah kinerja pemerintahan dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




