HOME  ⁄  Nasional

Pagar Nusa Inisiasi Pembentukan Federasi Pencak Silat Hongkong untuk Perluas Ekosistem Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pagar Nusa Inisiasi Pembentukan Federasi Pencak Silat Hongkong untuk Perluas Ekosistem Global
Foto: (Sumber :Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menyerahkan plakat ke Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hongkong Andi Ardiansyah di Kantor KJRI Hongkong. ANTARA/HO-PP Pagar Nusa.)

Pantau - Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menginisiasi pembentukan Federasi Pencak Silat Hongkong sebagai bagian dari upaya memperluas pengembangan pencak silat dengan melibatkan masyarakat lokal.

Rencana tersebut dibahas Nabil bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hongkong Andi Ardiansyah dalam pertemuan di Kantor KJRI Hongkong.

“Langkah strategis kita berikutnya adalah mentransformasi apresiasi budaya ini menjadi institusionalisasi olahraga, yaitu dengan menginisiasi pembentukan Federasi Pencak Silat Hongkong serta melatih warga lokal,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan pencak silat, pembinaan Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan diplomasi budaya.

Pencak Silat Didorong Libatkan Warga Lokal

Nabil yang juga Wakil Ketua Umum PB IPSI mengatakan pengembangan pencak silat di luar negeri perlu diperluas dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari peta jalan global.

“Ini adalah bagian terintegrasi dari peta jalan global PB IPSI menuju Pencak Silat Road to Olympics,” ujarnya.

Menurut Nabil, komunitas Indonesia dapat menjadi modal awal pengembangan pencak silat di luar negeri, tetapi proses internasionalisasi tidak boleh hanya berlangsung di lingkungan warga negara Indonesia.

“Kita ingin bukan hanya orang Indonesia yang berlatih pencak silat di luar negeri. Warga lokal harus semakin banyak yang belajar, menjadi pelatih dan atlet, serta pada akhirnya ikut membangun organisasinya,” katanya.

Pembentukan organisasi, pelatih, atlet, kompetisi, dan regenerasi di berbagai negara dinilai diperlukan untuk memperkuat ekosistem pencak silat internasional.

“Menuju Olimpiade membutuhkan ekosistem global. Harus ada organisasi, pelatih, atlet, kompetisi, dan regenerasi di berbagai negara,” ujarnya.

Pagar Nusa Bina PMI dan Promosikan Budaya

PCI Pagar Nusa Hongkong saat ini menaungi dua Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan latihan rutin pada hari libur kerja di Victoria Park dan dua lokasi lainnya.

Menurut Nabil, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana latihan bela diri, tetapi juga digunakan untuk pembinaan karakter, kedisiplinan, persaudaraan, dan kegiatan positif bagi PMI.

Konjen RI di Hongkong Andi Ardiansyah mengapresiasi konsistensi kegiatan Pagar Nusa dalam pembinaan PMI sekaligus pengenalan budaya Indonesia.

“Juga menjadi etalase diplomasi budaya Indonesia di Hongkong,” kata Andi.

Pagar Nusa tercatat tiga kali terlibat dalam Hongkong Flower Show di Victoria Park dengan menampilkan Seni Wiraloka, Koreografi Salam Pagar Nusa, serta jurus gabungan dengan iringan musik Nusantara.

“Dukungan konsisten Pagar Nusa dalam berbagai agenda bergengsi, khususnya Hongkong Flower Show selama tiga kali berturut-turut, telah memperkuat pencitraan positif bangsa di mata publik internasional dan otoritas lokal,” ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026