HOME  ⁄  Nasional

Pergerakan Penumpang Kereta Api di Sumatra Tembus 11,34 Juta hingga September 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pergerakan Penumpang Kereta Api di Sumatra Tembus 11,34 Juta hingga September 2026
Foto: Medan, Padang, Kertapati, Pariaman, dan Tanjungkarang menjadi lima stasiun dengan volume pelanggan berangkat dan tiba tertinggi di Sumatra.

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 11.342.350 pergerakan pelanggan berangkat dan tiba di stasiun-stasiun Pulau Sumatra sepanjang Januari-September 2026 atau meningkat 12,02 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 10.125.230 pergerakan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.671.175 pelanggan tercatat berangkat dan 5.671.175 pelanggan tiba di berbagai stasiun yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan hingga Lampung.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan besarnya peran kereta api dalam menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat di Sumatra.

“Kereta api di Sumatra memiliki karakter yang dekat dengan kebutuhan daerah. Ada perjalanan untuk bekerja, pendidikan, perdagangan, keluarga, hingga wisata, dengan pola yang berbeda di setiap wilayah,” ujar Anne.

Medan Catat Pergerakan Penumpang Tertinggi

Stasiun Medan mencatat jumlah pelanggan berangkat tertinggi sepanjang Januari-September 2026 dengan 730.182 pelanggan, disusul Padang 449.713 pelanggan, Kertapati 429.660 pelanggan, Pariaman 310.583 pelanggan, dan Tanjungkarang 280.094 pelanggan.

Untuk pelanggan tiba, Stasiun Medan juga berada di posisi teratas dengan 754.532 pelanggan, diikuti Padang 471.569 pelanggan, Kertapati 432.790 pelanggan, Pariaman 325.603 pelanggan, dan Tanjungkarang 282.899 pelanggan.

Lima stasiun tersebut tersebar di sejumlah pusat aktivitas utama Sumatra, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Sebaran tersebut menunjukkan pertumbuhan mobilitas kereta api berlangsung di berbagai kota dan tidak hanya terpusat pada satu wilayah.

Mobilitas di Sejumlah Stasiun Tumbuh Lebih dari 13 Persen

Total pergerakan pelanggan naik dan turun di Stasiun Padang mencapai 921.282 orang atau tumbuh 13,74 persen dibandingkan Januari-September 2025.

Stasiun Kertapati mencatat 862.450 pergerakan atau meningkat 13,78 persen, sedangkan Tanjungkarang mencapai 562.993 pergerakan atau tumbuh 13,99 persen.

Jaringan kereta api tersebut mendukung akses antarkota sekaligus menghubungkan masyarakat dengan transportasi lanjutan, pusat perdagangan, kawasan pendidikan, layanan publik, dan destinasi wisata.

“Sumatra menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tumbuh dari banyak kota. KAI akan terus menjaga agar perjalanan kereta api hadir sebagai pilihan yang aman, nyaman, terjangkau, dan relevan bagi aktivitas masyarakat di setiap wilayah,” tutup Anne.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026