HOME  ⁄  Nasional

Tim DVI Andalkan DNA untuk Identifikasi 17 Korban Kapal Virgo yang Belum Dikenali

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tim DVI Andalkan DNA untuk Identifikasi 17 Korban Kapal Virgo yang Belum Dikenali
Foto: Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti saat menyampaikan perkembangan proses identifikasi korban Kapal Virgo di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Pantau - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kini mengandalkan data pembanding DNA untuk mengidentifikasi korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 setelah kondisi sejumlah jasad semakin sulit dikenali.

Kepala Biro Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan kondisi jasad membuat pemeriksaan DNA menjadi salah satu metode penting dalam proses identifikasi.

"Jasad korban yang ditemukan sudah sulit dikenali sehingga pemeriksaan banyak mengandalkan data pembanding DNA," kata Sumy di Banjarmasin, Minggu (4/10/2026).

Tim DVI tetap berupaya mengenali identitas korban melalui ciri medis maupun barang pribadi yang ditemukan bersama jasad.

Identifikasi Gunakan Metode Primer dan Sekunder

Sumy menjelaskan jasad dapat dinyatakan teridentifikasi apabila terdapat minimal satu metode primer yang cocok berupa sidik jari, DNA, atau catatan gigi.

Sementara identifikasi menggunakan metode sekunder seperti ciri medis dan barang pribadi membutuhkan kecocokan minimal dua data pembanding.

"Jadi pemeriksaan sampel DNA menjadi upaya terakhir mengingat proses ini juga memerlukan waktu dan harus dikirim ke Jakarta," jelas Sumy.

Sumy meminta keluarga korban bersabar karena tim DVI terus bekerja untuk mempercepat proses identifikasi setiap jasad yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Sebanyak 63 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

Tim DVI hingga kini telah berhasil mengidentifikasi 63 dari 80 jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Sebanyak 17 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi dengan sejumlah sampel DNA dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Proses pencocokan DNA dilakukan untuk memastikan identitas korban secara akurat sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026