
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi hujan ringan hingga berawan.
Prakirawan BMKG Ina Indah menyampaikan hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, dan Jambi.
"Selanjutnya, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur; Pontianak, Kalimantan Barat; Mamuju, Sulawesi Barat; serta Jayawijaya, Papua Pegunungan," ujar Ina.
Hujan Petir Berpotensi Terjadi di Tanjung Selor
BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal berpotensi terjadi di Banda Aceh, Bandar Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Gorontalo, dan Palu.
Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Bandung, Jawa Barat.
BMKG juga memperingatkan potensi hujan yang dapat disertai petir di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
Kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Sorong, Manokwari, dan Ambon.
Cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Kupang, Manado, dan Makassar, sedangkan Jayapura, Nabire, dan Ternate berpotensi mengalami kondisi cerah berawan tebal.
Kondisi asap atau kabut juga berpotensi terjadi di Bengkulu, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
BMKG mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
"Masyarakat pesisir juga diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi banjir pesisir atau banjir rob di pesisir Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat," ucap Ina.
BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat masih dapat terjadi secara lokal meskipun cuaca kering mendominasi sejumlah wilayah.
Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan, menyesuaikan perjalanan dengan kondisi cuaca, dan memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG.
- Penulis :
- Aditya Yohan




