HOME  ⁄  Nasional

TNI Memamerkan Pakaian Dinas Upacara Baru dengan Desain Kerah dan Ornamen Emas pada HUT Ke-81

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

TNI Memamerkan Pakaian Dinas Upacara Baru dengan Desain Kerah dan Ornamen Emas pada HUT Ke-81
Foto: (Sumber :Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar (kanan), Dankodaeral XIII Laksda TNI Sumarji Bimoaji, dan Pangkodau I Marsda TNI Erwin Sugiandi saat memakai PDU baru dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar siaran YouTubue Puspen TNI.)

Pantau - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memamerkan pakaian dinas upacara (PDU) baru untuk tiga matra dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

PDU baru tersebut dikenakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto beserta jajaran dalam rangkaian upacara HUT Ke-81 TNI.

Berdasarkan siaran langsung melalui YouTube Puspen TNI, PDU baru TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan model sebelumnya.

Desain Kerah PDU TNI Berubah

Salah satu perubahan terlihat pada bagian kerah yang tidak lagi menggunakan model kerah lipat atau kerah tidur menyerupai kerah jas.

Desain tersebut diganti dengan kerah yang langsung melingkari bagian leher.

Pada sisi kanan dan kiri kerah juga terdapat ornamen berupa garis berwarna emas dengan latar belakang kain merah.

Perubahan lainnya terlihat pada ujung lengan PDU yang dihiasi lis melingkar berwarna emas.

Garis pada bagian lengan tersebut terdiri atas dua jenis, yakni garis tebal dan tipis.

Warna Khas Tiga Matra Dipertahankan

Meski desain mengalami sejumlah perubahan, warna dasar PDU masing-masing matra tidak banyak berubah dibandingkan pakaian sebelumnya.

PDU TNI AD tetap menggunakan warna hijau tua, sedangkan TNI AL menggunakan warna putih.

Sementara itu, PDU TNI AU mempertahankan warna biru gelap.

Pakaian dinas baru tersebut ditampilkan saat rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 TNI berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026