
Pantau - Wakil Menteri Agama RI H Romo Muhammad Syafii menyatakan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus kepada institusi madrasah melalui program bantuan langsung tanpa proses birokrasi yang panjang.
Kebijakan tersebut diharapkan mendorong peningkatan dan pembangunan infrastruktur pendidikan madrasah di berbagai daerah.
Pemerintah juga diharapkan memberikan prioritas kepada madrasah di sejumlah daerah, termasuk Kota Medan, pada tahun mendatang.
Romo Muhammad Syafii menyampaikan hal tersebut setelah melakukan pembinaan dan silaturahmi bersama guru, siswa, serta wali siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan, Sumatera Utara.
“Ini momentum kita untuk terus meningkatkan kualitas. Selamat datang di era Presiden yang peduli pesantren dan madrasah,” kata Romo.
Madrasah Didorong Bersaing di Tingkat Global
Wamenag menyebut telah terdapat berbagai bantuan langsung yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto kepada pesantren maupun madrasah di daerah.
Selain pembangunan infrastruktur, Romo menilai kualitas dan prestasi akademik madrasah di Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut dia, sejumlah madrasah unggulan telah berhasil masuk dalam jajaran sekolah menengah terbaik.
Alumni dari sejumlah madrasah tersebut juga disebut berhasil melanjutkan pendidikan ke universitas tingkat dunia, termasuk Oxford dan Harvard.
“Fokus utama negara untuk memastikan lembaga pendidikan Islam mampu bersaing secara global dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia,” ungkap Romo.
Pemerintah disebut terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan agar mampu bersaing pada tingkat global sekaligus menghasilkan generasi berakhlak mulia.
Pemerintah turut memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan di lingkungan pesantren dan madrasah.
Pemerintah Soroti Perundungan dan Pelecehan Seksual
Selain peningkatan fasilitas pendidikan, pemerintah memberikan perhatian terhadap penegakan moral di lingkungan pesantren dan madrasah.
“Percepatan pembangunan infrastruktur, serta penegakan moral di lingkungan pesantren dan madrasah,” kata Romo.
Pemerintah disebut bersikap tegas terhadap berbagai persoalan moral dan masalah sosial di lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk tindakan perundungan dan pelecehan seksual.
Wamenag menegaskan pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan menghadapi sanksi berat.
“Setiap pelaku yang terbukti, maka langsung menghadapi sanksi berat,” tegas Romo.
Siswa Madrasah Sumut Catat Berbagai Prestasi
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi mengatakan pendidikan keagamaan di Sumatera Utara terus mencatat berbagai prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Menurut Qosbi, prestasi pelajar madrasah menjadi bukti pembinaan karakter dan akademik yang dilakukan secara berkesinambungan.
Banyak siswa madrasah di Sumatera Utara disebut berhasil diterima di perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia, sementara sejumlah lainnya melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Sumatera Utara dikenal dengan siswa madrasah berprestasi di mana banyak yang lulus di perguruan tinggi negeri favorit di dalam negeri, bahkan sampai melanjutkan studi ke luar negeri,” ujar Qosbi.
Perhatian terhadap madrasah diarahkan pada peningkatan infrastruktur, kualitas akademik, kesejahteraan guru, pembinaan karakter, hingga penegakan moral di lingkungan pendidikan keagamaan.
- Penulis :
- Leon Weldrick




