
Pantau - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat kuota sementara calon haji reguler Kota Mataram untuk musim haji 2027 sebanyak 825 orang.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Mataram Siti Nurmalaah menjelaskan jumlah tersebut masih bersifat sementara berdasarkan data yang diterima dari Kantor Wilayah Kemenhaj NTB.
Jumlah calon haji reguler Kota Mataram masih dapat berubah hingga pemerintah pusat menerbitkan keputusan resmi mengenai kuota akhir.
“Kepastian terkait kuota akhir masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat,” ungkap Nurmalaah.
Pernyataan tersebut disampaikan Nurmalaah setelah mengikuti kegiatan serah terima jabatan di Kantor Kemenhaj Kota Mataram, Jalan Majapahit, Kota Mataram, pada Selasa.
Persiapan Haji Masuki Tahap Visa Bio
Kemenhaj Kota Mataram telah melakukan verifikasi dokumen jamaah sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027.
Setelah verifikasi dokumen, proses persiapan kini memasuki tahapan pemindaian Visa Bio.
Visa Bio merupakan aplikasi yang digunakan dalam proses penerbitan visa melalui pendaftaran fitur biometrik berupa wajah dan sidik jari yang disertai fotokopi paspor jamaah.
“Visa Bio ini adalah proses pemindaian (scan) paspor jamaah untuk pengajuan dan penerbitan visa jamaah dari Pemerintah Arab Saudi,” ujar Nurmalaah.
Proses Visa Bio menjadi bagian dari tahapan pengajuan dan penerbitan visa bagi jamaah yang akan menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Pelunasan BPIH Tunggu Daftar Resmi
Setelah tahapan perekaman biometrik selesai, Kemenhaj Kota Mataram masih harus menunggu rilis resmi dari pemerintah pusat.
Rilis tersebut akan memuat daftar jamaah yang berhak melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Dengan demikian, tahapan pelunasan BPIH baru dapat dilanjutkan setelah pemerintah pusat mengeluarkan daftar resmi jamaah yang berhak melakukan pelunasan.
Dalam mempersiapkan pelayanan haji 2027, Kemenhaj Kota Mataram juga akan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Mataram serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
“Kami tentu akan meningkatkan sinergi, kolaborasi, dan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram serta pemangku kepentingan terkait demi memaksimalkan pelayanan jamaah,” ungkap Nurmalaah.
Peningkatan koordinasi tersebut diarahkan untuk memaksimalkan pelayanan kepada jamaah dalam seluruh rangkaian persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027.
- Penulis :
- Shila Glorya




