HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Banyumas Memperkuat PAUD untuk Menyukseskan Program Wajib Belajar 13 Tahun

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkab Banyumas Memperkuat PAUD untuk Menyukseskan Program Wajib Belajar 13 Tahun
Foto: (Sumber :Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam sosialisasi implementasi wajib belajar 13 tahun melalui satu tahun pendidikan prasekolah di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk menyukseskan program wajib belajar 13 tahun melalui pemenuhan satu tahun pendidikan prasekolah sebelum anak memasuki sekolah dasar.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan penguatan pendidikan prasekolah menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap anak memperoleh fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini.

Hal itu disampaikan Sadewo dalam sosialisasi implementasi wajib belajar 13 tahun melalui satu tahun pendidikan prasekolah di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Rabu, 7 Oktober 2026.

"Usia 0 sampai 6 tahun adalah masa emas atau golden age perkembangan otak anak. Stimulasi yang tepat melalui PAUD akan sangat menentukan keberhasilan anak di jenjang pendidikan selanjutnya," katanya.

Pendidikan Prasekolah Menjadi Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Sadewo menjelaskan wajib belajar 13 tahun merupakan kebijakan nasional yang meliputi pendidikan prasekolah, pendidikan dasar selama sembilan tahun, dan pendidikan menengah selama tiga tahun.

Khusus pendidikan prasekolah, pemerintah menetapkan satu tahun pendidikan prasekolah bagi anak berusia 5-6 tahun sebelum memasuki sekolah dasar.

Menurut Sadewo, pelaksanaan kebijakan tersebut bukan hanya untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

"Saya ingin menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar kewajiban administratif," katanya.

Penguatan pendidikan prasekolah juga sejalan dengan program Trilas, khususnya Pasti Sekolah, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Banyumas periode 2025-2029.

Pemkab Banyumas Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri mengatakan sosialisasi digelar untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pelaksanaan wajib belajar 13 tahun, khususnya pemenuhan satu tahun pendidikan prasekolah.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar pelaksanaan wajib belajar 13 tahun, khususnya melalui satu tahun pendidikan prasekolah, dapat berjalan secara optimal," katanya.

Pemkab Banyumas juga mendorong tersedianya layanan pendidikan prasekolah yang berkualitas, inklusif, dan merata di seluruh wilayah.

Pemerintah daerah melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, bunda PAUD kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, camat, lurah, kepala desa, satuan PAUD, hingga masyarakat.

Keterlibatan pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan seluruh anak berusia 5-6 tahun memperoleh pendidikan prasekolah sebelum memasuki sekolah dasar.

Para peserta sosialisasi juga menandatangani komitmen bersama yang mencakup tujuh hal, antara lain mendukung wajib belajar 13 tahun, membangun sinergi lintas sektor, mendukung program Pasti Sekolah, serta melakukan pendampingan terhadap anak usia sekolah.

Komitmen tersebut turut mencakup peningkatan keterlibatan keluarga dan masyarakat serta penciptaan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak.

“Melalui penguatan PAUD dan kolaborasi lintas sektor tersebut, kami berharap tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” kata Widodo.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026